Polri Sebut JAD dan Anarko Biang Kerok Demo Rusuh Mahasiswa dan Anak STM

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Kamis, 26 September 2019 | 15:21 WIB
Polri Sebut JAD dan Anarko Biang Kerok Demo Rusuh Mahasiswa dan Anak STM
Demo mahasiswa di Gedung DPR. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan adanya dugaan kelompok Jamaah Ansarut Daulah (JAD) dan kelompok Anarko menjadi dalang di balik demonstrasi mahasiswa dan pelajar SMK/STM yang berujung kerusuhan di beberapa wilayah.

Dedi menyebut dugaan adanya penyusup dari teroris JAD dan kelompok Anarko itu berdasarkan hasil pemeriksaan beberapa Polda yang menangani aksi demonstrasi berujung kerusuhan.  Menurutnya, kedua kelompok itu menyusup ke barisan pendemo untuk melakukan provokasi. 

"Dari hasil pemeriksaan beberapa Polda patut diduga kelompok kelompok tersebut cukup banyak JAD dia main, Anarko dia main, Anarko yang bisa memprovokasi baik oknum mahasiswa, pelajar dan masyarakat," kata Dedi di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2019).

Dedi mengatakan pihaknya telah mengamankan satu anggota JAD berinisial RSL yang dibekuk di tengah-tengah aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara pada Selasa (24/9/2019). RSL sendiri merupakan salah satu anggota JAD yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Yang bersangkutan (RSL) tergabung dalam kelompok JAD yang ditangkap sebelumnya atas nama RA, A, dan JA pada tanggal 9 Juni 2019. Rekam jejaknya sudah berangkat ke Suriah sebanyak dua kali," ujarnya.

Sementara itu, di Jawa Barat, kata Dedi pihaknya pun telah mengamankan empat orang tersangka kerusuhan berinisial MD, RR, HJ dan BF.  Polisi pun mengidentifikasi keempat tersangka itu sebagai anggota kelompok Anarko.

"Dari empat tersangka ini diduga kita menemukan jejak Anarko bermain memprovokasi massa bertindak anarkis. Baik perusakan maupun kekerasan ke aparat," ujarnya.

Selain di Jawa Barat, jejak-jejak Anarko juga ditemukan di Jakarta. Kekinian, kata Dedi, dari 94 orang yang diamankan Polda Metro Jaya, sebanyak 49 orang telah ditetapkan tersangka.

"Ada 12 orang anak-anak nanti dilakukan difersi proses hukumnya. Ada kelompok bermain di dalamnnya ada simbol Anarko, memprovokasi massa untuk melakukan tindakan anarkis dan pembakaran serta penyerangan aparat. Barbuk yang disita satu bom molotov," katanya.

baca juga

 Dedi mengungkapkan dari hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan oleh beberapa Polda nantinya akan dihubungkan satu sama lain. Hal itu guna menelusuri apakah aksi demonstrasi berujung kerusuhan tersebut memiliki satu keterkaitan.

"Semuanya itu nanti akan dikoneksikan dari beberapa Polda ini akan dicek hasil pemeriksaanya apakah para tersangka ini juga memiliki keterkaitan dengan kejadian di beberapa wilayah untuk menentukan siapa mastermind-nya," kata Dedi.

Dedi menilai pengungkapan siapa dalang dibalik kerusuhan tersebut sangat penting. Sebab, aksi demonstrasi yang digelar oleh sejumlah mahasiswa di beberapa wilayah awalnya berjalan sangat damai.

"Demo yang seharusnya dilakukan mahasiswa sangat damai di beberapa wilayah, tapi ketika disusupi oleh para pelaku-pelaku yang memang ada niatan rusuh dan melakukan tindakan tindakan-tindakan secara inkonstitusional ini membuat demo yang tadinya damai menajdi rusuh akhirnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Dalang Rusuh Demo Mahasiswa, Teroris JAD Dibekuk Polisi

Diduga Dalang Rusuh Demo Mahasiswa, Teroris JAD Dibekuk Polisi

News | Kamis, 26 September 2019 | 14:23 WIB

Gelombang Baru Demo di DPR, Wiranto: Suporter Bola dan Ojek akan Disasar

Gelombang Baru Demo di DPR, Wiranto: Suporter Bola dan Ojek akan Disasar

News | Kamis, 26 September 2019 | 14:12 WIB

Brimob Serang Wartawati saat Liput Demo, Digebuk Tameng dan HP Dibanting

Brimob Serang Wartawati saat Liput Demo, Digebuk Tameng dan HP Dibanting

News | Kamis, 26 September 2019 | 12:22 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×