Dishub Minta Perusahaan Ojol Tak Cuek, Driver Melanggar Harus Disuspend

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 27 September 2019 | 13:44 WIB
Dishub Minta Perusahaan Ojol Tak Cuek, Driver Melanggar Harus Disuspend
Sejumlah driver ojek online menjemput penumpang di kawasan Stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (2/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan koordinasi dengan perusahaan penyedia aplikasi ojek online (ojol) agar tidak ada lagi pelanggaran lalu lintas. Dishub DKI berharap ojol yang melanggar lalu lintas dapat dinonaktifkan atau suspend akunnya.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan saat ini pihak perusahaan hanya sekadar menyediakan aplikasi. Perusahaan tersebut kata Syafrin, tidak peduli dengan apa yang dilakukan pengemudi ojol dalam berlalulintas.

"Perusahaan aplikasi hanya memberikan akses aplikasi pada pengemudi. Kemudian, ya masa bodo mau parkir dimana kek, menggangu ketertiban lalu lintas kek, itu tidak dipikirkan," ujar Syafrin saat dihubungi, Sabtu (27/9/2019).

Syafrin berharap perusahaan juga bisa ambil bagian dalam menindak ojol yang melanggar. Menurutnya hal ini bisa membantu pekerjaan Dishub mengatur lalu lintas.

"Mungkin bagi yang seperti itu diberikan tindakan, misal akunnya disuspend sehingga kedepan ketertiban, keamanan, dan kelancaran lalu lintas itu terwujud," jelasnya.

Sejumlah driver ojek online menjemput penumpang di kawasan Stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (2/9). [Suara.com/Arya Manggala]
Sejumlah driver ojek online menjemput penumpang di kawasan Stasiun Palmerah, Jakarta, Senin (2/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Lebih lanjut, pihak Dishub sudah berencana untuk melalukan kolaborasi bersama dengan perusahaan. Dengan adanya aturan dari pihak perusahaan, nantinya bisa memberikan efek jera kepada pengemudi ojol.

"Penyelesaiannya tidak hanya di hilir saja, anggota menggebah setiap hari, menindak setiap hari, tapi ada upaya bersama agar penyelesaiannya mulai dari hulu (perusahaan)," pungkasnya.

Sebelumnya beredar video seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) bernama Nurcholis dikeroyok oknum Ojek Online (Ojol) karena tak terima ditegur parkir sembarangan. Akibatnya, Nurcholis dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Kepala Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Pusat, Harlem Simanjuntak, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut Nurcholis yang tergabung dalam Tim Tindak Ojol sedang melakukan penindakan rutin terhadap kendaraan yang parkir di bahu jalan atau trotoar sekitar pukul 08.00 WIB Kamis (26/9/2019).

Para petugas, kata Harlem mendapati ada kendaraan yang terparkir di bahu jalan tanpa ada pengendaranya di tempat di kawasan Patung HKSN, tepatnya pintu Masuk Stasiun KA Senen. Nurcholis dan petugas Dishub hendak melakukan Operasi Cabut Pentil (OCP).

"Sebelum proses OCP dilakukan ada yang memprovokasi sehingga terjadi adu mulut petugas dengan pengemudi dan warga sekitar yang tidak terima di OCP," ujar Harlem melalui keterangan tertulis, Kamis (26/9/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikeroyok Ojol, Petugas Dishub Dilarikan ke RSCM dan Divisum

Dikeroyok Ojol, Petugas Dishub Dilarikan ke RSCM dan Divisum

News | Kamis, 26 September 2019 | 19:52 WIB

Tak Terima Diusir Dishub karena Parkir Sembarangan, Ojol Keroyok Petugas

Tak Terima Diusir Dishub karena Parkir Sembarangan, Ojol Keroyok Petugas

News | Kamis, 26 September 2019 | 19:31 WIB

Baper Parah, Ojol ini Cancel Orderan GoFood Gara-gara Merasa Tersindir

Baper Parah, Ojol ini Cancel Orderan GoFood Gara-gara Merasa Tersindir

Otomotif | Rabu, 25 September 2019 | 18:21 WIB

Terkini

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB