Sulit Temui Mahasiswa yang Ditahan Polda, ICJR: Ini Agak Dilema

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 27 September 2019 | 16:09 WIB
Sulit Temui Mahasiswa yang Ditahan Polda, ICJR: Ini Agak Dilema
Suasana ricuh di depan Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/9). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) mengaku kesulitan melakukan pendampingan hukum terhadap mahasiswa yang ditahan di Polda Metro Jaya.

Direktur Eksekutif ICJR, Erasmus Abraham Todo Napitupulu merasa aneh dengan alasan polisi yang mempersulit akses bertemu dengan para mahasiswa yang ditangkap terkait demo rusuh di depan Gedung DPR RI, beberapa waktu lalu.

"Ini agak dilema ya, tapi memang dari kemarin kami agak kesulitan melakukan pendampingan," kata Erasmus di Polda Metro Metro Jaya, Jumat (27/9/2019).

Erasmus mengakui jika mahasiswa yang ditahan belum mendapat pendampingan dari kuasa hukumnya. Sebab, polisi belum memberikan kesempatan kepada IJCR untuk bisa memberikan pendampingan hukum kepada para mahasiswa yang ditahan.

"Sudah kami sebutkan di awal bahwa memang pendampingan itu susah sekali aksesnya. Tidak hanya pendampingan, tapi bantuan hukum ya," katanya.

Erasmus berujar, para mahasiswa yang ditahan dan diperiksa memerlukan pendampingan hukum. Hingga kini, ia menyebut masih ada beberapa mahasiswa yang ditahan.

"Karena kemudian ada beberapa mahasiswa yang diancam dengan pidana di atas 5 tahun, seharusnya bantuan hukumnya diberikan oleh kepolisian. Tapi kami dari teman-teman dari masyarakat sipil yang mendampingi sebenarnya agak susah masuk," imbuh Erasmus.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memulangkan 56 mahasiswa yang sempat tangkap dalam aksi unjuk rasa berujung kerusuhan di Gedung DPR RI, Selasa (24/9/2019) lalu. Diketahui, total polisi mengamankan 94 mahasiswa karena merusak sejumlah fasilitas publik yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, 56 mahasiswa yang dipulangkan berasal dari Universitas Buana Perjuangan Karawang dan Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA).

baca juga

"Dari 94 orang itu kemarin kita pilah-pilah sesuai perannya masing-masing. Jadi bahwa dari adik-adik mahasiswa, 56 orang ini bagian yang kita serahkan ke Universitas mereka masing masing untuk dilakukan pembinaan," kata Argo di Polda Metro Jaya, kemarin.

Atas aksi unjuk rasa itu, sebanyak 254 mahasiswa menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Sementara, 11 orang menjalani rawat inap.

Dalam aksi tersebut, polisi juga menjadi korban. Sedikitnya, 39 anggota kepolisian terkena lemparan batu dan ada yang mengalami patah pada bagian tangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Mahasiswa Ditembak Mati saat Demo, FPR: Rezim Jokowi Fasis

2 Mahasiswa Ditembak Mati saat Demo, FPR: Rezim Jokowi Fasis

News | Jum'at, 27 September 2019 | 14:38 WIB

2 Mahasiswa Tewas saat Demo, Jokowi ke Kapolri: Investigasi Jajaranmu

2 Mahasiswa Tewas saat Demo, Jokowi ke Kapolri: Investigasi Jajaranmu

News | Jum'at, 27 September 2019 | 14:15 WIB

Dilempar ke Gedung DPRD Jatim, Anggota Dewan: Saya Yakin Bukan Mahasiswa

Dilempar ke Gedung DPRD Jatim, Anggota Dewan: Saya Yakin Bukan Mahasiswa

Jatim | Jum'at, 27 September 2019 | 12:53 WIB

Demo Mahasiswa dan Anak STM di Jambi, Polisi Temukan Bom Molotov

Demo Mahasiswa dan Anak STM di Jambi, Polisi Temukan Bom Molotov

News | Jum'at, 27 September 2019 | 12:32 WIB

Kamar Digedor Subuh Buta, Ananda Badudu Interogasi lalu Digiring ke Polda

Kamar Digedor Subuh Buta, Ananda Badudu Interogasi lalu Digiring ke Polda

News | Jum'at, 27 September 2019 | 10:33 WIB

Detik-detik Penangkapan Dandhy Laksono, Makan Belum Habis Polisi Datang

Detik-detik Penangkapan Dandhy Laksono, Makan Belum Habis Polisi Datang

Jabar | Jum'at, 27 September 2019 | 10:19 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×