Sebelum Sudahi Demo, Massa HMI Sempat Bakar Ban dekat Gedung DPR

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 27 September 2019 | 17:55 WIB
Sebelum Sudahi Demo, Massa HMI Sempat Bakar Ban dekat Gedung DPR
Puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tengah melakukan aksi demonstrasi di dekat Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2019) sore. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sempat melakukan bakar ban saat menggelar aksi demonstrasi di dekat Gedug DPR RI Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2019) sore.

Pantauan Suara.com, aksi ini dibatasi oleh pihak kepolisian dari unit Sabhara, sehingga mereka tidak bisa mendekat depan Gedung DPR RI. Selain itu, sebagian jalan juga ditutup oleh kawat besi berduri.

Massa HMI juga sempat meminta agar kepolisian memberikan jalan. Lokasi aksi ini digelar tepatnya di jalan sebelum flyover Slipi.

Mereka sempat meminta agar polisi membuka jalan agar bisa masuk dan melakukan aksi di depan gedung DPR. Namun pihak kepolisian tidak memberikannya.

"Pak polisi bukan musuh kami, tolong biarkan kami masuk agar kami bisa menyampaikan aspirasi," ujar salah satu orator di lokasi, Jumat (27/9/2019).

Jalan Gatot Soebroto ditutup karena ada aksi dari massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tengah melakukan aksi demonstrasi di dekat Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2019) sore. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Jalan Gatot Soebroto ditutup karena ada aksi dari massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tengah melakukan aksi demonstrasi di dekat Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2019) sore. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Tak lama, mereka akhirnya mengeluarkan ban dan menyiramnya dengan bensin lalu membakarnya. Kepolisian terlihat tidak langsung memadamkannya.

Demonstrasi ini bertujuan untuk meminta DPR membatalkan RUU KUHP, UU KPK yang telah direvisi dan menuntaskan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Selain itu mereka juga meminta mahasiswa yang tewas di Kendari saat melakukan aksi agar diusut tuntas.

"Teman kami di Kendari telah gugur. Ini tidak bisa dibiarkan. Segera usut tuntas!" kata orator tersebut.

Aksi ini berlangsung tanpa kericuhan. Massa HMI sekitar pukul 17.25 WIB membubarkan diri. Mereka lantas berjanji akan kembali lagi dengan membawa massa lebih banyak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Massa HMI Demo di Dekat Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto Ditutup

Massa HMI Demo di Dekat Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto Ditutup

News | Jum'at, 27 September 2019 | 17:40 WIB

Diminta Jokowi, Mensesneg Siapkan Draf Perppu KPK

Diminta Jokowi, Mensesneg Siapkan Draf Perppu KPK

News | Jum'at, 27 September 2019 | 15:33 WIB

Cinta Bersemi Saat Demo, 2 Mahasiswa Saling Kirim Pesan Anonim di Twitter

Cinta Bersemi Saat Demo, 2 Mahasiswa Saling Kirim Pesan Anonim di Twitter

Lifestyle | Jum'at, 27 September 2019 | 15:16 WIB

Terkini

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:23 WIB

×