Poster Aksi Bertulisan Nomor HP Jadi Viral, Pendemo Dapat Banyak Chat Usil

Arsito Hidayatullah, Novita Shinta

Sabtu, 28 September 2019 | 18:35 WIB
Poster Aksi Bertulisan Nomor HP Jadi Viral, Pendemo Dapat Banyak Chat Usil
Isi pesan Whatsapp pendemo dengan warganet. (Twitter)

Suara.com - Berbagai tingkah yang dilakukan massa saat melakukan aksi demonstrasi terkait penolakan pengesahan UU KPK dan juga beberapa pasal kontroversial dalam RUU KUHP, banyak menjadi sorotan melalui jejaring sosial.

Sebuah akun Twitter dengan nama @Tmeit_ yang diketahui bernama Rara, mengunggah beberapa foto demonstran yang membawa poster unik dengan menuliskan nomor telepon di dalamnya, Kamis (26/9/19).

Salah satu foto menampilkan seorang mahasiswa dengan almamater merah yang membawa poster dengan tulisan "Terima kos putri 085**********".

Postingan ini menjadi viral lantaran mahasiswa yang menuliskan nomor ini mendapat respon usil darinya.

Isi pesan Whatsaap pendemo dengan warganet (Twitter)
Isi pesan Whatsaap pendemo dengan warganet (Twitter)

Pendemo yang lain yang menuliskan poster "#SAVE_KPK #SAVE_WA_KU 0821********#"   juga mendapatkan respon usil darinya. Rupanya ketika mengirimkan pesan kepada mahasiswa pendemo ini, ia justru diblok.

"Jahat sekali kamu sayang, katanya minta disave, udah disave kok aku di blok sayang, salahku apa, dasar DPR," tulisnya.

Unggahan Rara menjadi viral karena banyak warganet yang ikut meniru tingkah usil ini dan mengirim pesan kepada pendemo yang menyematkan nomor teleponnya pada poster tuntutan.

Isi pesan Whatsaap pendemo dengan warganet (Twitter)
Isi pesan Whatsaap pendemo dengan warganet (Twitter)

Salah satunya dibagikan oleh @vionayeoo, dimana dia juga ikut mengirim pesan kepada pendemo dengan almamater merah.

"Assalamualaikum mas demo kosan putri, kosan masih ada mas,gak dijawab DPR," tulisnya.

baca juga

Pendemo itu kemudian membalas pesan ini dengan kalimat penolakan yang unik.

"Walaikumsalam, foto profil kayak zebra ditolak," balasnya.

Isi pesan Whatsaap pendemo dengan warganet (Twitter)
Isi pesan Whatsaap pendemo dengan warganet (Twitter)

Netter dengan akun Twitter @mamik_SN membagikan tangkapan layar di mana berisi percakapan Whatsapp dengan beberapa pendemo yang potretnya viral.

"Lagi gabut banget, buat mas mas, boleh lah ya coba-coba," tulisnya.

Terlihat dalam tangkapan layar tersebut, dia mengirimkan pesan kepada 4 pendemo yang potretnya viral.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan Rara yang mendapatkan blok dari salah satu mahasiswa #SAVE_WA_KU sudah disukai lebih dari 14 ribu warganet, dan telah diretweet lebih dari 10 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Politik: Gerakan Aksi Mahasiswa Harus Dilakukan Kontinyu

Pengamat Politik: Gerakan Aksi Mahasiswa Harus Dilakukan Kontinyu

News | Sabtu, 28 September 2019 | 16:33 WIB

Desak Jokowi Terbitkan Perppu KPK, Mahasiswa Aksi Lanjutan 30 September

Desak Jokowi Terbitkan Perppu KPK, Mahasiswa Aksi Lanjutan 30 September

News | Sabtu, 28 September 2019 | 15:22 WIB

Cinta Bersemi Saat Demo, 2 Mahasiswa Saling Kirim Pesan Anonim di Twitter

Cinta Bersemi Saat Demo, 2 Mahasiswa Saling Kirim Pesan Anonim di Twitter

Lifestyle | Jum'at, 27 September 2019 | 15:16 WIB

Terkini

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:30 WIB

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB