Isuzu Dukung Implementasi Zero ODOL Demi Keamanan dan Ketahanan Kendaraan

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:30 WIB
Isuzu Dukung Implementasi Zero ODOL Demi Keamanan dan Ketahanan Kendaraan
Proses produksi di pabrik Isuzu Karawang. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • PT Isuzu Astra Motor Indonesia mendukung penuh kebijakan pemerintah menerapkan Zero ODOL pada 2027.
  • Muatan berlebih menyebabkan kerusakan kendaraan serta membahayakan keselamatan pengguna jalan raya di Indonesia.
  • Keberhasilan aturan Zero ODOL memerlukan sinergi kuat antara pemerintah, produsen, karoseri, dan pelaku usaha.

Suara.com - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemerintah dalam menerapkan kebijakan Zero Over Dimension Over Loading atau ODOL yang ditargetkan berlaku efektif pada 2027.

Kebijakan ini dinilai akan memberikan kemudahan bagi pihak produsen dalam merancang kendaraan yang sesuai dengan kapasitas angkut yang telah ditentukan.

Vice President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia Anton Rusli menyampaikan bahwa standarisasi muatan sangat penting bagi industri otomotif saat ditemui di ICE BSD City pada Selasa 4 Agustus 2026.

"Kalau ODOL itu kan aturannya sudah ada cukup lama, cuma implementasinya memang belum bisa sempurna. Kalau kami dari automaker atau produsen mobil, ya kami sangat mendukung aturan itu," ujar Anton Rusli, Selasa (4/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa praktik muatan berlebih atau overloading memaksa mesin dan komponen kendaraan bekerja di luar batas kapasitas rancangan pabrikan. Kondisi ini tidak hanya mempercepat kerusakan teknis pada kendaraan, tetapi juga berdampak buruk pada aspek keselamatan di jalan raya.

"Karena dengan tidak overload itu sebetulnya buat kami pabrik mobil lebih gampang dalam membuat dan mendesain mobil sesuai peruntukannya. Soalnya overload ini bisa membuat mobil yang dipakai menjadi terkendala ataupun ada kerusakan. Yang kita desain misalnya buat 1,5 ton diisi menjadi 4 ton, itu kan jadi berlebihan," ungkapnya.

Isuzu Traga dan Elf diproduksi setiap tujuh menit melalui sistem otomatisasi dan kolaborasi ratusan pemasok lokal. (Foto: IAMI)
Isuzu Traga dan Elf diproduksi setiap tujuh menit melalui sistem otomatisasi dan kolaborasi ratusan pemasok lokal. (Foto: IAMI)

Meski demikian, Anton berpendapat bahwa keberhasilan program Zero ODOL memerlukan sinergi yang kuat dari berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, tanggung jawab ini tidak bisa hanya dibebankan kepada produsen kendaraan saja.

Diperlukan koordinasi yang intens antara pemerintah, pihak karoseri, hingga pelaku usaha selaku pengguna kendaraan untuk memahami kendala yang menyebabkan praktik ODOL masih marak terjadi.

Sebagai langkah nyata, Isuzu secara rutin memberikan edukasi kepada para pelanggan setianya mengenai pentingnya mematuhi aturan muatan dalam berbagai kesempatan.

baca juga

"Kami sering setiap kesempatan bertemu dengan customer, dalam acara gathering kami selalu menyampaikan soal ODOL. Kami bahkanjuga mengundang beberapa pihak dari pemerintah untuk mensosialisasikan aturan-aturan ini kepada konsumen kami,"pungkas Anton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isuzu Traga Disulap Menjadi Mobile Beauty Salon di Pameran GIIAS 2026

Isuzu Traga Disulap Menjadi Mobile Beauty Salon di Pameran GIIAS 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026

Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 19:22 WIB

Strategi Isuzu Jaga Produktivitas Bisnis Konsumen Lewat Bengkel Berjalan

Strategi Isuzu Jaga Produktivitas Bisnis Konsumen Lewat Bengkel Berjalan

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:55 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×