Polisi akan Umumkan Status Hukum Dosen IPB Diduga Rancang Demo Ricuh

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 30 September 2019 | 11:53 WIB
Polisi akan Umumkan Status Hukum Dosen IPB Diduga Rancang Demo Ricuh
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) berinsial AB, menjadi salah satu dari lima orang yang ditangkap polisi karena diduga merancang kericuhan demonstrasi dengan menyiapkan bom molotov.

Mabes Polri menyatakan kelima orang tersebut masih menjalani proses penyelidikan dan hasilnya akan diumumkan Polda Metro Jaya.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri mengatakan bahwa saat ini kelima terduga itu masih diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Kalau semua proses serta alat buktinya menunjang, pihak kepolisian akan segera mengumumkan status hukum lima orang tersebut.

"Nanti akan disampaikan, termasuk statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan, kemudian status seseorang menjadi tersangka akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Untuk saat ini, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan apapun terkait lima orang tersebut termasuk keterlibatan dosen IPB. Dedi menyebut bahwa hingga saat ini Polda Metro Jaya masih mengutamakan azas praduga tak bersalah.

"Dalam hal ini PMJ (Polda Metro Jaya) tetap utamakan azas praduga tak bersalah kemudian nanti akan disampaikan oleh Kapolda secara komprehensif," tandasnya.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya dikabarkan menangkap lima orang yang diduga merancang kericuhan sebuah demonstrasi dengan menyiapkan sejumlah bom molotov. Satu di antaranya yakni berinisial AB yang diduga merupakan dosen Institut Pertanian Bogor (IPB).

Selain AB, empat terduga lainnya yakni berinisial YF, AU, OS dan SS. Mereka diamankan di wilayah Kota Tangerang.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Kota AKBP Dicky Ario Yustisianto pun membenarkan penangkapan lima orang tersebut. Menurut Dicky, penangkapan dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

"Polres hanya backup, semua giat dilakukan oleh Jatanras Krimum PMJ dan Densus 88. Kami juga tidak diperbolehkan utk mengambil dokumentasi," kata Dicky saat dikonfirmasi, Minggu (29/9/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hendak Ikut Demo di DPR, Mobil Komando KASBI Sempat Ditahan

Hendak Ikut Demo di DPR, Mobil Komando KASBI Sempat Ditahan

Banten | Senin, 30 September 2019 | 11:41 WIB

Sekolah di Yogyakarta Keluarkan Edaran Larang Siswa Ikut Gejayan Memanggil

Sekolah di Yogyakarta Keluarkan Edaran Larang Siswa Ikut Gejayan Memanggil

Jogja | Senin, 30 September 2019 | 11:38 WIB

Gejayan Memanggil 2, Ratusan Mahasiswa Mulai Berdatangan

Gejayan Memanggil 2, Ratusan Mahasiswa Mulai Berdatangan

Jogja | Senin, 30 September 2019 | 11:23 WIB

Tameng, Tongkat Kayu dan Baracuda Menunggu Mahasiswa di Depan Gedung DPR

Tameng, Tongkat Kayu dan Baracuda Menunggu Mahasiswa di Depan Gedung DPR

News | Senin, 30 September 2019 | 11:20 WIB

Polisi Bentuk Tim Investigasi Tragedi Tembak Mati 2 Mahasiswa di Kendari

Polisi Bentuk Tim Investigasi Tragedi Tembak Mati 2 Mahasiswa di Kendari

News | Senin, 30 September 2019 | 10:46 WIB

Rumah Terduga Eksekutor Demo Rusuh di Jakbar Tertutup Rapat, Ini Kata Warga

Rumah Terduga Eksekutor Demo Rusuh di Jakbar Tertutup Rapat, Ini Kata Warga

News | Senin, 30 September 2019 | 10:43 WIB

Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Depan DPR Ditutup 1 Kilometer

Jelang Demo Mahasiswa, Jalan Depan DPR Ditutup 1 Kilometer

News | Senin, 30 September 2019 | 10:32 WIB

20.500 Polisi dan Tentara Jaga Demo Mahasiswa di Depan DPR Hari Ini

20.500 Polisi dan Tentara Jaga Demo Mahasiswa di Depan DPR Hari Ini

News | Senin, 30 September 2019 | 10:30 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:51 WIB

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 23:19 WIB

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:37 WIB