Tolak RKUHP dan UU KPK, Mahasiswa Bawa Peti Mati Hitam ke Depan Aparat

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 01 Oktober 2019 | 17:20 WIB
Tolak RKUHP dan UU KPK, Mahasiswa Bawa Peti Mati Hitam ke Depan Aparat
Aksi teatrikal mahasiswa saat demo menolak RKUHP dan UU KPK di sekitar Gedung DPRI, RI Senayan. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Sejumlah mahasiswa dari kelompok BEM Se-Indonesia (BEM SI) menggelar aksi teatrikal. Aksi ini ditujukan sebagai bentuk penolakan terhadap UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi dan RKUHP.

Pantauan Suara.com, aksi teatrikal dilakukan di depan barisan massa aksi dekat penjagaan kepolisian. Teatrikal ini menggunakan berbagai perlengkapan.

Beberapa perlengkapan di antaranya sebuah kotak dari kardus warna hitam sebagai peti mati lengkap dengan nisannya. Di bagian atasnya ditaburi bunga oleh beberapa mahasiswa.

Aksi teatrikal mahasiswa saat demo menolak RKUHP dan UU KPK di sekitar Gedung DPRI, RI Senayan. (Suara.com/Fakhri).
Aksi teatrikal mahasiswa saat demo menolak RKUHP dan UU KPK di sekitar Gedung DPRI, RI Senayan. (Suara.com/Fakhri).

Makam dibuat dua untuk menyatakan meninggalnya lembaga antirasuah yang telah direvisi UU-nya dan ketua barunya juga telah dipilih. Satu makam lagi dibuat untuk dua orang mahasiswa yang telah meninggal dunia karena melakukan aksi di Makassar.

Aksi teatrikal mahasiswa saat demo menolak RKUHP dan UU KPK di sekitar Gedung DPRI, RI Senayan. (Suara.com/Fakhri).
Aksi teatrikal mahasiswa saat demo menolak RKUHP dan UU KPK di sekitar Gedung DPRI, RI Senayan. (Suara.com/Fakhri).

Selain itu, terdapat seorang mahasiswa yang terbaring diatas kain putih dan di sebelah buku KUHP. Pada kain tersebut juga ditulis Rest In Peace (RIP) dan ditaburi bunga.

Di sebelah mahasiswa terbaring, juga ditulis beberapa tuntutan untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat. Sementara teatrikal berlangsung, massa aksi berulang kali bernyanyi dan mendengarkan orasi.

Aksi ini digelar di dekat jembatan layang atau flyover Ladokgi arah gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019). Kepolisian dan marinir turut menjaga aksi ini.

Tujuh poin menjadi tuntutan massa aksi. Di antaranya menolak RKUHP, RUU Pertambangan Minerba, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan dan RUU Ketenegakerjaan.

Lalu mendesak pembatalan UU KPK dan UU SDA. Massa juga menuntut agar RUU PKS dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

baca juga

Selain itu, Pimpinan KPK terpilih juga diminta agar dibatalkan karena dianggap bermasalah. Pihak TNI dan Polri juga diminta agar tidak menduduki jabatan sipil.

Massa mendorong penghentian kriminalisasi aktivis. Ada juga tuntutan mengenai Karhutla di beberapa wilayah. Pihak pembakar hutan diminta agar segera dipidanakan dan dicabut izinnya.

Terkait kemanusiaan, massa meminta agar pelanggaran HAM dituntaskan, pelanggar dari lingkup pejabat ditindak dan hak-hal korban dipulihkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marinir Ikut Jaga Demo di DPR, Mahasiswa Ucapkan Terima Kasih

Marinir Ikut Jaga Demo di DPR, Mahasiswa Ucapkan Terima Kasih

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 16:26 WIB

Viral Video Pelajar Dijemput Usai Demo, Ayah Marah-marah dan Emaknya Nangis

Viral Video Pelajar Dijemput Usai Demo, Ayah Marah-marah dan Emaknya Nangis

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 16:25 WIB

2 Siswa SD Ikut Dibekuk, Polisi: Ikutan Demo ke DPR karena Janji Dibayar

2 Siswa SD Ikut Dibekuk, Polisi: Ikutan Demo ke DPR karena Janji Dibayar

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 16:09 WIB

Nelayan Pendemo Bayaran DPR Ikut Dibekuk, Ternyata Buronan Polsek Cilincing

Nelayan Pendemo Bayaran DPR Ikut Dibekuk, Ternyata Buronan Polsek Cilincing

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 15:53 WIB

Geruduk Pelantikan Anggota DPR Baru, Mahasiswa Berkumpul di Dekat TVRI

Geruduk Pelantikan Anggota DPR Baru, Mahasiswa Berkumpul di Dekat TVRI

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 13:25 WIB

Terkini

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

×