Selesaikan Persoalan Papua, JK: Perbaiki Pendekatan Hukum dan Rekonsiliasi

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 01 Oktober 2019 | 17:21 WIB
Selesaikan Persoalan Papua, JK: Perbaiki Pendekatan Hukum dan Rekonsiliasi
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan pemerintah bakal melakukan pendekatan hukum serta rekonsiliasi antar masyarakat yang tinggal di Papua. Hal ini diharapkan dapat menangani polemik yang terjadi di Bumi Cendrawasih.

Menurut JK, masalah tersebut berawal dari dugaan perlakuan rasis kepada mahasiswa Papua di Surabaya beberapa waktu lalu. Masalah itu kian meluas dan malah terus memanas di Papua sendiri hingga menimbulkan korban jiwa.

"Dari situ kemudian di Wamena semua tahu kata (rasis) yang sama muncul," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019).

Korban meninggal dunia dan juga luka-luka tidak dapat dihindarkan dari adanya kerusuhan yang terjadi di Papua selama ini. Korban tersebut pun ada yang berasal dari warga asli Papua ataupun pendatang.

Melihat banyaknya korban yang berjatuhan bukan hanya dari warga Papua, JK mengatakan perlu adanya perubahan dalam upaya pendekatan hukum serta rekonsiliasi yang dilakukan ke masyarakat.

"Jadi yang harus diperbaiki tentu dalam waktu dekat pendekatan hukum sambil rekonsiliasi dengan masyarakat. Dan juga perbaikan pendekatan yang baik di antara masyarakat," ujarnya.

JK mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di sosial media dengan bijak. Kalau tidak disaring secara baik dan bijaksana, bukan tak mungkin malah kembali menyulut kerusuhan yang tidak diinginkan.

Selain itu, JK juga melihat perlu adanya rekonsiliasi kepada warga pendatang.

"Untuk dikasih perhatian bahwa itu memang terjadi walau mungkin ada yang ingin pulang kampung dulu," tuturnya.

Ia mengingatkan dengan apa yang terjadi di Maluku pada masa lalu. Para pendatang sebaiknya bisa diterima dengan baik karena juga membantu perekonomian daerah.

"Jangan lupa yang pendatang bukan hanya mencari kehidupan tapi juga bangun daerah. Dia membangun perekonomian daerah. Kalau mereka tidak bersama-sama masyarakat bangun daerah itu agak sulit," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK: Perppu KPK Malah Jatuhkan Wibawa Jokowi

JK: Perppu KPK Malah Jatuhkan Wibawa Jokowi

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 16:32 WIB

Misterius, 7 Siswa Papua di Blitar Mendadak Pindah Sekolah

Misterius, 7 Siswa Papua di Blitar Mendadak Pindah Sekolah

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 14:38 WIB

Jokowi-JK hingga Ma'ruf Hadiri Pelantikan Anggota DPR RI

Jokowi-JK hingga Ma'ruf Hadiri Pelantikan Anggota DPR RI

Foto | Selasa, 01 Oktober 2019 | 12:59 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB