Sempat Ditegur Tempo, Akun Gerindra Plagiat Lagi?

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Kamis, 03 Oktober 2019 | 19:51 WIB
Sempat Ditegur Tempo, Akun Gerindra Plagiat Lagi?
Jubir Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi menyebut plagiat atas cuitan Partai Gerindra tentang batik. (twitter @Uki23)

Suara.com - Akun resmi Partai Gerindra dituding plagiat setelah sebelumnya ditegur oleh Tempo. Kini warganet mempermasalahkan cuitan Twitter @Gerindra tentang batik.

Cuitan berikut ini diunggah akun @Gerindra pada Rabu (2/10/2019).

"1. Batik pertama kali diperkenalkan kepada dunia internasional oleh Presiden Soeharto saat mengikuti konferensi PBB. Padahal dulunya, batik kurang mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda," tulis akun Twitter @Gerindra.

Cuitan akun Twitter resmi Partai Gerindra tentang batik dianggap plagiat (twitter @Gerindra)
Cuitan akun Twitter resmi Partai Gerindra tentang batik dianggap plagiat (twitter @Gerindra)

Cuitan ini ternyata mencomot tulisan dari portal media Tribunnews berjudul "Sejarah Hari Batik Nasional, Berawal dari Dikukuhkannya Batik Indonesia sebagai Warisan UNESCO" yang terbit pada Rabu (2/10/2019) pukul 08.59 WIB.

Sementara cuitan akun Partai Gerindra tentang batik diunggah sekitar pukul 7 malam. Twit tersebut bahkan dibuat treat hingga 19 poin.

Warganet menuliskan komentar di ciutan tersebut.

"Copas dr sini min ?https://m.tribunnews.com/amp/nasional/2....Hiya hiya hiya ketawan lagi," tulis @JPujarama.

"Sumber nya jgn lupa di lampirkan ya..." tulis @Delpiero_2006.

Jubir Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi juga ikut memberikan komentar.

baca juga
Jubir Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi menyebut plagiat atas cuitan Partai Gerindra tentang batik. (twitter @Uki23)
Jubir Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi menyebut plagiat atas cuitan Partai Gerindra tentang batik. (twitter @Uki23)

"Kemaren plagiat @tempodotco sekarang plagiat @tribunnews. Serius, pak @prabowo, admin partai anda kayaknya gak paham betapa pentingnya sebuah penghargaan kepada hak intelektual orang lain, tak pula paham etika mengutip. Ini admin rekrut dimana sih? Min @psi_id jangan gini ya," komentar Dedek lewat akun Twitter @Uki23.

Dedek juga membandingkan treat twit akun Partai Gerindra dengan tulisan tetang batik di Tribunnews.

Sebelumnya, Tempo News Room menegur Partai Gerindra dengan satu kalimat yang diapit tanda kutip karena diduga @Gerindra meng-copas alias menyalin cuitannya tanpa memberikan kredit.

"Biasakan untuk mencantumkan sumber ketika mengutip."

Kutipan itu sendiri berasal dari opini majalah Tempo edisi Sabtu, 28 September 2019.

Tulisan tersebut berjudul "Saatnya menertibkan buzzer", dengan ringkasan sebagai berikut: Jokowi harus mengendalikan pendengungnya, yang makin lama makin ngawur. Berpotensi merusak demokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 5 Lifestyle : Heboh Batik Indonesia hingga Kondom Branded YSL

Top 5 Lifestyle : Heboh Batik Indonesia hingga Kondom Branded YSL

Lifestyle | Kamis, 03 Oktober 2019 | 09:53 WIB

Selamat Hari Batik Nasional 2019, Simak Serunya Body Painting Batik

Selamat Hari Batik Nasional 2019, Simak Serunya Body Painting Batik

Otomotif | Rabu, 02 Oktober 2019 | 20:20 WIB

Twitwar dengan Akun Partai Gerindra, PSI Malah Bela Andi Arief

Twitwar dengan Akun Partai Gerindra, PSI Malah Bela Andi Arief

News | Jum'at, 17 Mei 2019 | 15:30 WIB

Terkini

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×