Demi Masuk Polisi, Pria Asal Argentina Hapus Tato Pakai Parutan Keju

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 07 Oktober 2019 | 13:12 WIB
Demi Masuk Polisi, Pria Asal Argentina Hapus Tato Pakai Parutan Keju
Pria 21 tahun asal Argentina menghapus tato pakai perutan keju. (twitter @_Matycosta)

Suara.com - Matias Costa mengunggah foto temannya yang berhasil menghapus tato menggunakan parutan keju. Tapi cara ini tidak direkomendasikan.

Teman Matias Costa yang berusia 21 tahun dari Mendoza, Argentina, menghapus tato pada lengannya dengan menggunakan parutan keju. Fotonya lantas diunggah Matias ke Twitter pada Selasa (1/10/2019).

Menurut laporan Daily Mail, pria itu berniat menghapus tato karena ingin mendaftar di kepolisian.

"Tato saya sudah selesai dan seminggu kemudian saya ingin bergabung dengan polisi bandara," ujarnya.

Padahal laman daring kepolisian tidak mencantumkan bahwa pelamar dilarang memiliki tato.

Tapi teman Matias Costa mengatakan dia diberitahu bahwa dia tidak akan diizinkan untuk bekerja di sana jika memiliki tato yang terlihat.

Matias Costa mengunggah foto temannya yang menghapus tato pakai parutan keju. (twitter @_Matycosta)
Matias Costa mengunggah foto temannya yang menghapus tato pakai parutan keju. (twitter @_Matycosta)

Dia menambahkan, "Kejadian ini terjadi pada Agustus 2017, saya saat itu berusia 19 tahun."

"Alasan lain saya melakukan itu pada diri saya adalah estetika. Saya sangat tertarik pada detail dan saya tidak begitu suka cara bagaimana tato itu dihapus."

Awalnya pria itu mencari cara menghapus tato di YouTube. Dia menemukan video bahwa batu apung dapat menghapus tato tapi pada akhrinya tidak berhasil.

Lalu, ia mencoba parutan keju. Dia berkata: "Sakit dan berdarah banyak. Saya harus membalutnya banyak dan menggunakan disinfektan."

"Seminggu kemudian aku pergi ke rumah sakit dan mendapat vaksin tetanus," ujarnya.

Dia menambahkan, "Keluarga saya tidak setuju dengan keputusan saya tetapi itu sudah dilakukan. Saya juga punya masalah pribadi lainnya dan memutuskan untuk tinggal di Mendoza, tidak bergabung dengan polisi bandara."

“Pada saat itu saya menyesalinya, tentu saja saya lakukan. Tetapi ketika saya melihat bahwa itu sudah hilang, saya tidak khawatir lagi."

Pria itu tidak merekomendasikan cara menghapus tato seperti yang dilakukannya menggunakan parutan keju.

Diego Staropoli, pemilik Mandinga Tattoo di Buenos Aires, menjelaskan kepada media lokal bahwa "itu berisiko dan bisa saja membekas seumur hidup. Menghapus tato seperti ini lebih buruk karena merusak kulit."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia di Balik Warna Cerah Cerro de los Siete Colores nan Memanjakan Mata

Rahasia di Balik Warna Cerah Cerro de los Siete Colores nan Memanjakan Mata

Lifestyle | Kamis, 03 Oktober 2019 | 19:00 WIB

Mental Breadtalk Trending di Twitter, Ini Penyebabnya

Mental Breadtalk Trending di Twitter, Ini Penyebabnya

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 19:49 WIB

Sempat Ditegur Tempo, Akun Gerindra Plagiat Lagi?

Sempat Ditegur Tempo, Akun Gerindra Plagiat Lagi?

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 19:51 WIB

Terkini

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:41 WIB

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:31 WIB

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:26 WIB

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:21 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:12 WIB