Komnas HAM Papua Minta Pengungsi Wamena dan Media Tak Sebar Hoaks

Reza Gunadha

Senin, 07 Oktober 2019 | 13:21 WIB
Komnas HAM Papua Minta Pengungsi Wamena dan Media Tak Sebar Hoaks
Warga Wamena mengungsi ke Polres Jayawijaya, pascademo yang berujung tindakan anarkis, Senin (23/9/2019). (Antara/Marius Frisson Yewun)

Suara.com - Komnas Hak Asasi Manusia perwakilan Papua meminta pengungsi dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya, tidak menyebarkan informasi negatif terkait demonstrasi rusuh di Kota Wamena pada 23 September 2019.

Hal itu dikatakan Kepala kantor Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandey via telepon kepada Jubi.co.id, Minggu (6/10) akhir pekan lalu.

 “Kalau memang ada di antara para pengungsi mengalami insiden secara langsung saat kejadian, sebaiknya jangan menyebarkan provokasi lagi, karena itu akan memunculkan sentimen baru dan lainnya,” kata Frits Ramandey.

Selain itu menurutnya, pemerintah melalui Kementerian atau Dinas Informasi dan Komunikasi mesti menertibkan sejumlah media daring yang muncul bersamaan dengan berbagai kejadian di Papua dalam belakangan ini.

Ia menuturkan, media-media tersebut tidak berimbang dalam pemberitaan, terkesan provokatif, dan berpotensi memicu kekerasan baru baik kekerasan fisik maupun kebencian, dendam, serta adanya sentimen-sentimen baru.

“Kami harap pemerintah segera melakukan survei terhadap media-media online. Media online yang tidak teregistrasi (terverifikasi) dan tidak jelas wartawannya agar tidak selalu menyebar berita hoaks dan kebencian,” ujarnya.

Ramandey juga meminta pemerintah kabupaten/kota di Papua memberikan kepastian (jaminan) keamanan kepada masyarakat yang ada di daerahnya, seperti yang telah dilakukan gubernur Papua.

Ia mengatakan, tidak hanya warga Wamena yang mengungsi pascademonstrasi di kota itu beberapa waktu lalu, masyarakat dari beberapa kabupaten sekitar semisal Lanny Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Yalimo dan lainnya juga mengungsi.

Katanya, pemerintah kabupaten/kota mesti memastikan bahwa kelompok-kelompok atau aktor yang berpotensi melakukan aksi yang dapat meresahkan masyarakat bisa dicegah.

baca juga

Pemkab ataupun pemkot bisa juga mengundang mereka berbicara secara baik supaya orang-orang mendapat jaminan kondisi ini tidak akan terjadi lagi.

“Selain bantuan dari pemerintah, Komnas HAM juga menyerukan agar masyarakat Papua berpartisipasi memberi dukungan kemanusiaan kepada pengungsi Wamena. Dukungan kemanusiaan inikan bermacam-macam, sehingga bagaimana membangun solidaritas,” ucapnya.

Pascademonstrasi rusuh di Wamena beberapa pekan lalu, kini situasi di wilayah itu berangsur kondusif. Sejumlah warga yang sempat mengungsi ke berbagai lokasi di Wamena sejak insiden tersebut, telah kembali ke rumahnya.

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua berharap, warga bisa kembali ke tempatnya masing-masing karena pemerintah terus berupaya melakukan pemulihan jaringan listrik di seluruh wilayah.

“Kini situasi dan aktivitas Kota Wamena pada umumnya kembali seperti biasa,” kata Richard Banua.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Orang Tinggalkan Wamena, Mendagri: Warga Bebas Tinggal Di Mana

Ribuan Orang Tinggalkan Wamena, Mendagri: Warga Bebas Tinggal Di Mana

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 12:57 WIB

Dampingi 7 Aktivis Papua, Komnas HAM akan Kirim Tim ke Polda Kaltim

Dampingi 7 Aktivis Papua, Komnas HAM akan Kirim Tim ke Polda Kaltim

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 08:44 WIB

Cerita Jemaat Gereja Sembunyikan Ratusan Keluarga Muslim Saat Rusuh Wamena

Cerita Jemaat Gereja Sembunyikan Ratusan Keluarga Muslim Saat Rusuh Wamena

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 07:56 WIB

Nyanyi Bareng Warga Papua, Menteri Jokowi Dicibir Tokoh Papua

Nyanyi Bareng Warga Papua, Menteri Jokowi Dicibir Tokoh Papua

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 09:56 WIB

Terkini

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

×