Cerita Jemaat Gereja Sembunyikan Ratusan Keluarga Muslim Saat Rusuh Wamena

Bangun Santoso

Senin, 07 Oktober 2019 | 07:56 WIB
Cerita Jemaat Gereja Sembunyikan Ratusan Keluarga Muslim Saat Rusuh Wamena
Warga mengungsi di Mapolres Jayawijaya saat terjadi aksi unjuk rasa yang berakhir rusuh di Wamena, Jayawijaya, Papua, Senin (23/9/2019). [ANTARA FOTO/Marius Wonyewun]

Suara.com - Aksi demonstrasi berujung kerusuhan di Wamena, Papua pada 23 September 2019 lalu meninggalkan banyak cerita. Salah satunya adalah perjuangan tokoh agama dari Gereja Baptis Wesaroma yang melindungi 370 keluarga muslim di sebuah gedung ibadah dari amukan perusuh.

Salah satu tokoh gereja, Simet Yikwa mengatakan, mereka menyembunyikan ratusan keluarga muslim itu lebih dari lima jam lamanya.

“Pada 23 September 2019 terjadi kerusuhan, sebagian kami selamatkan di gedung ibadah, sebagian kami lindungi di belakang rumah saya, dan sebagian mereka dilindungi di rumah Hengky Yikwa anggota Jemaat Baptis dan juga anggota DPRD Mamberamo Tengah," kata Simet Yikwa dilansir Jubi, Minggu (6/10/2019).

Setelah bersembunyi hingga pukul 15.00 WP (waktu Papua), seluruh pengungsi dievakuasi oleh TNI ke Markas Kodim Wamena.

Saat ditanya alasan menyelamatkan korban kerusuhan, Simet mengaku hanya melaksanakan ajaran yang ada dalam agamanya.

“Waktu yang lain sibuk melindungi kawan-kawan muslim, ada yang marah dan bakar motor. Saya diteriaki kelompok Barisan Merah Putih (BMP). Tetapi, saya dengan istri sampaikan, kami laksanakan ajaran Tuhan Yesus dan juga ajaran Alkitab,” kata Simet.

Ia bahkan mencoba untuk meredakan situasi dengan menjelaskan bahwa muslim dan pendatang bukanlah musuh orang Papua.

“Kalau kamu mau membunuh teman-teman pendatang, lebih baik kamu membunuh saya duluan. Apa salah mereka? Saya punya kewajiban iman dan moral serta bertanggungjawab lindungi dan jaga mereka,” kata Simet Yikwa mengisahkan pengalamannya saat kerusuhan terjadi.

Selain itu, majelis dan bendahara Gereja Baptis Walani, Yafet Wakur juga melindungi para pendatang dan kaum muslim di lokasi giling batu dan pembakaran batu tela di Walani.

“Dari mereka tidak ada yang menjadi korban,” kata Wakur.

Presiden PGBP Dr. Socratez S. Yoman mengatakan, musuh orang Papua bukanlah muslim dan pendatang.

“Mari, anda Kristen atau Muslim, anda penduduk asli Papua atau pendatang, kita bersama-sama melawan rasisme dan kekerasan atas nama agama. Kita melawan hoaks yang diciptakan penguasa sedang berjalan telanjang sekarang ini. Kita bersama-sama menjaga martabat manusia dan memperjuangkan keadilan yang nyata demi mewujudkan kehidupan harmoni dan perdamaian permanen di tanah Papua dari Sorong-Merauke,” ujar Yoman.

Diketahui pasca-kerusuhan di Wamena, ribuan warga memilih mengungsi dan sebagian pulang ke kampung halamannya. Dari pangkalan udara Silas Papare mencatat lebih dari 15 ribu sudah kelaur dari Wamena.

Dalam kerusuhan di Wamena itu, tercatat 32 orang tewas serta 72 orang lainnya luka-luka, ratusan rumah, ruko dan kantor pemerintah dibakar serta dirusak perusuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1.010 Rumah, Kantor dan Kendaraan Dibakar Saat Kerusuhan Wamena

1.010 Rumah, Kantor dan Kendaraan Dibakar Saat Kerusuhan Wamena

News | Minggu, 06 Oktober 2019 | 13:41 WIB

Polisi Tetapkan 3 Orang Masuk DPO Kerusuhan di Wamena

Polisi Tetapkan 3 Orang Masuk DPO Kerusuhan di Wamena

News | Minggu, 06 Oktober 2019 | 13:36 WIB

Wiranto dan Sejumlah Menteri Jokowi Bakal Tinjau Wamena Pasca Kerusuhan

Wiranto dan Sejumlah Menteri Jokowi Bakal Tinjau Wamena Pasca Kerusuhan

News | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 15:04 WIB

Penyebar Hoaks di Wamena Belum Tertangkap, Kapolda Papua: Masih Dicari

Penyebar Hoaks di Wamena Belum Tertangkap, Kapolda Papua: Masih Dicari

News | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 11:55 WIB

Pasca Kerusuhan di Wamena, 10.080 Orang Mengungsi

Pasca Kerusuhan di Wamena, 10.080 Orang Mengungsi

News | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 10:45 WIB

Kisah Rudi yang Selamat dalam Kerusuhan Wamena Berkat Handy Talkie

Kisah Rudi yang Selamat dalam Kerusuhan Wamena Berkat Handy Talkie

News | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 04:55 WIB

Dapat Info dari Keluarga, Ngabalin: Orang Wamena Sudah Hidup dengan Baik

Dapat Info dari Keluarga, Ngabalin: Orang Wamena Sudah Hidup dengan Baik

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 13:26 WIB

Terkini

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:54 WIB

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:53 WIB