Cari Pelaku Penembakan Kendari, 3 Proyektil Diuji ke Belanda dan Australia

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 07 Oktober 2019 | 18:21 WIB
Cari Pelaku Penembakan Kendari, 3 Proyektil Diuji ke Belanda dan Australia
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Kepolisian akan menguji tiga proyektil untuk menemukan pelaku penembakan pada aksi demonstrasi menolak revisi RUU KUHP dan UU KPK di gedung DPRD Sultra beberapa waktu lalu. Pengujian tersebut rencananya dilakukan di laboratorium yang berada di Belanda dan Australia.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra menerangkan proyektil tersebut mulanya ditemukan di sekitar korban.

Sebagai informasi, korban dalam aksi tersebut bernama Randi (21) mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) yang tewas akibat luka tembak di dada kanan, serta betis seorang ibu hamil pun tertanam peluru di hari yang sama pada Kamis (26/9/2019).

"Untuk menjamin profesionalisme dan kenetralan serta memberikan kepastian maka proyektil akan diuji secara laboratoris ke Belanda dan Australia," kata Asep di Kantor Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

"Ini upaya kita untuk betul-betul membuktikan dan menguji secara profesional bagaimana peristiwa itu terjadi dan siapa pelakunya," sambungnya.

Saat dikonfirmasi mengenai enam polisi yang membawa senjata api saat menjaga jalannya aksi demonstrasi tersebut, Asep menuturkan enam polisi tersebut sudah tidak menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang menegaskan tidak diperkenankan untuk membawa senjata api.

Enam polisi itu sudah dibebastugaskan. Akan tetapi, kata Asep, motif dari masing-masing anggota membawa senpi itu masih didalami.

"Masih didalami apakah karena memang yang bersangkutan tidak memahami perintah atau dia tak ada di tempat pada saat briefing," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa UHO Tewas Tertembak dalam Aksi di Kendari, Nasir: Periksa itu

Mahasiswa UHO Tewas Tertembak dalam Aksi di Kendari, Nasir: Periksa itu

Jabar | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 15:40 WIB

2 Mahasiswa Tewas, Aktivis Muhammadiyah: Kami Tuntut Kapolri Tito Mundur!

2 Mahasiswa Tewas, Aktivis Muhammadiyah: Kami Tuntut Kapolri Tito Mundur!

Jatim | Senin, 30 September 2019 | 15:58 WIB

Dua Mahasiswa Tewas di Kendari, PMII Surabaya Tuntut Kapolri Minta Maaf

Dua Mahasiswa Tewas di Kendari, PMII Surabaya Tuntut Kapolri Minta Maaf

Jatim | Senin, 30 September 2019 | 01:00 WIB

Rekannya Tewas Tertembak saat Demo, IMM Desak Kapolri Mundur

Rekannya Tewas Tertembak saat Demo, IMM Desak Kapolri Mundur

News | Sabtu, 28 September 2019 | 15:37 WIB

Sisir TKP Mahasiswa UHO Tewas, Polisi Temukan 3 Selongsong Peluru di Got

Sisir TKP Mahasiswa UHO Tewas, Polisi Temukan 3 Selongsong Peluru di Got

News | Sabtu, 28 September 2019 | 12:20 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB