Rekannya Tewas Tertembak saat Demo, IMM Desak Kapolri Mundur

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 28 September 2019 | 15:37 WIB
Rekannya Tewas Tertembak saat Demo, IMM Desak Kapolri Mundur
Jenazah almarhum Immawan Randi (21) berada di ruang jenazah RS Abunawas Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9). [ANTARA FOTO/Jojon]

Suara.com - Ratusan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melakukan aksi unjuk rasa di Mapolda DIY, Sabtu (28/9/2019).

Mereka menyesalkan dan menuntut agar kematian rekan IMM, Immawan Randy dan Immawan Yusuf Khordowi untuk diusut tuntas.

Massa sebelumnya langsung masuk ke halaman Mapolda DIY dan sempat berorasi sebentar kemudian berjalan ke luar Mapolda DIY untuk memblokade jalan ringroad utara yang memang tepat berada di depan Mapolda.

Beberapa spanduk yang dibawa oleh massa peserta aksi di antaranya seperti "Polisi Bukan Malaikat Izrail Tugasmu Mengayomi Bukan Menembak, Cukup Jangan Ada Korban Lagi."

Salah seorang orator dalam orasinya mengatakan, aparat kepolisian seringkali melakukan tindakan represif yang merugikan. Indikasi kuat tindakan aparat kepolisian tidak melakukan tanggungjawabnya. Aparat kepolisian tidak mengindahkan nilai-nilai hak asasi manusia.

"Apapun alasannya, aparat kepolisian untuk tidak melakukan tindakan represif. Tetapi buktinya rekan kita tertembak dengan peluru tajam, hal ini akan membuat negara ini semakin amburadul karena tindakan represif aparat," pekik salah seorang orator.

"Kami meminta Kapolri untuk segera mengusut tuntas kasus yang menewaskan saudara kita," sambungnya.

Koordinator Umum IMM, Imam Fahruroji mengatakan IMM DIY menuntut Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Sulawesi Tenggara untuk mundur dari jabatannya jika tidak bisa mengusut tuntas kasus meninggalnya dua rekan mereka dalam aksi unjuk rasa di Sulawesi Tenggara pada Rabu (25/9/2019) yang lalu.

"Jika tuntutan tersebut tidak bisa dipenuhi maka IMM menuntut Kapolda Sulawesi Tenggara dan Kapolri turun dari jabatannya. Tuntutan kami jelas" katanya.

baca juga

IMM juga menuntut kepada Kapolri untuk transparan dalam mengusut tuntas kematian rekan mereka.  Kapolri harus bisa menunjukkannya kepada publik siapa pelaku penembakan terhadap kedua rekan mereka, atas dasar apa melakulan penembakan dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

Menurutnya, semua orang tahu jika pengendalian massa memang tidak diperuntukkan untuk menggunakan peluru tajam, peluru karetpun tidak bisa.

Di samping itu, IMM juga meminta aparat kepolisian untuk menghentikan tindakan represif yang dilakukan terhadap massa pengunjuk rasa yang saat ini masih melakukan aksi.

"Karena tindakan represif juga tidak diperkenankan bagi aparat keamanan yang mengamankan jalannya aksi unjuk rasa," katanya.

IMM menuntut kepada Kapolda DIY untuk menyatakan sikap serta mendesak Kapolri untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya dua rekan mereka saat berunjuk rasa. Aksi unjuk rasa ini dimotori oleh Angkatan Muda Muhammadiyah, IMM, Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul 'Asyiah.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sisir TKP Mahasiswa UHO Tewas, Polisi Temukan 3 Selongsong Peluru di Got

Sisir TKP Mahasiswa UHO Tewas, Polisi Temukan 3 Selongsong Peluru di Got

News | Sabtu, 28 September 2019 | 12:20 WIB

Dua Mahasiswa UHO Tewas saat Demo di Kendari, PDIP: Usut Tuntas!

Dua Mahasiswa UHO Tewas saat Demo di Kendari, PDIP: Usut Tuntas!

News | Sabtu, 28 September 2019 | 11:43 WIB

Unjuk Rasa di Makassar Ricuh, 1 Mahasiswa Kritis Ditabrak Barracuda Polisi

Unjuk Rasa di Makassar Ricuh, 1 Mahasiswa Kritis Ditabrak Barracuda Polisi

News | Sabtu, 28 September 2019 | 09:14 WIB

Wiranto soal Demo Berdarah di Kendari: Penembaknya Siapa, Tunggu Polisi

Wiranto soal Demo Berdarah di Kendari: Penembaknya Siapa, Tunggu Polisi

News | Jum'at, 27 September 2019 | 19:15 WIB

Mahasiswa Jangan Gentar! Dandhy: Kasus Saya dan Ananda Hanya Masalah Kecil

Mahasiswa Jangan Gentar! Dandhy: Kasus Saya dan Ananda Hanya Masalah Kecil

News | Jum'at, 27 September 2019 | 18:55 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×