CEK FAKTA: Heboh Polisi Akting Kena Panah Saat Demo, Benarkah?

Bangun Santoso

Selasa, 08 Oktober 2019 | 08:58 WIB
CEK FAKTA: Heboh Polisi Akting Kena Panah Saat Demo, Benarkah?
Ilustrasi: Pengunjuk rasa berlari menghindari gas air mata saat terjadi kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta, Kamis (26/9/2019). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]

Suara.com - Aksi demonstrasi memprotes sejumlah RUU yang dinilai bermasalah merebak di sejumlah daerah. Banyak potongan kejadian terekam melalui foto maupun video. Ada yang benar, namun tak sedikit pula yang sengaja dibuat untuk opini lain.

Sebagaimana penelusuran Turnbackhoax.id, salah satunya adalah penggalan video yang memperlihatkan seorang anggota polisi terkena panah saat pengamanan aksi demonstrasi yang berujung rusuh. Video itu diunggah oleh sejumlah akun di media sosial Twitter.

Salah satunya adalah akun Mulyadi Adi yang mengunggah video tersebut dan sudah diretwit sebanyak 13.600 kali saat tangkapan layar diambil.

Potongan layar atau screnshoot polisi kena panah. (Turnbackhoax.id)
Potongan layar atau screnshoot polisi kena panah. (Turnbackhoax.id)

Dalam narasi unggahannya, akun tersebut menulis: "Tak ada kejahatan yang sempurna. Belajar akting di mana pak?"

Di akun Twitter lain yakni Michel Adam juga mengunggah video yang sama. Dalam narasinya akun tersebut menulis:

"DASAR PENIPU! APA YANG BISA DIHARAPKAN DARI PEMIMPIN PENDUSTA? Mereka tembakkan peluru tajam ke anak2 mahasiswa. Mereka tembakkan gas air mata yang membahayakan anak2 pelajar dan mahasiswa. LALU Mereka pura2 kena anak panah bohongan. #IndonesiaKembaliKeUUD45,"

Lantas, apakah polisi yang terkena panah di video tersebut benar-benar kejadian atau peristiwa asli atau hanya akting sebagaimana ditulis dalam narasi akun Twitter yang mengunggah video tersebut?

Penjelasan

Sebagaimana diwartakan oleh Kompas.com, menanggapi kabar yang beredar, Kapolresta Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengungkapkan, apa yang dialami polisi tersebut adalah kenyataan, bukan rekayasa.

baca juga

“Itu anggota saya sakit juga. Bukan pura-pura itu,” ujar Wahyu.

Adapun Wahyu menjelaskan bahwa polisi yang terluka itu adalah anggotanya, yakni Bripda Supratman yang mengamankan unjuk rasa di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

“Dia terkena anak panah saat unjuk rasa tanggal 27 September, jam 21.00 WIT, di Jalan Urip Sumoharjo,” ujar Wahyu menjelaskan kejadian.

Setelah mengelami kejadian itu, Bripda Supratman langsung dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Andi Mappaodang Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Sementara, Wahyu juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang simpang siur.

Selain dari pihak kepolisian, korban terkena anak panah ini juga berasal dari wartawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Polisi Bawa Senjata Jaga Demo Mahasiswa di Kendari Dibebastugaskan

6 Polisi Bawa Senjata Jaga Demo Mahasiswa di Kendari Dibebastugaskan

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:27 WIB

2 Mahasiswa Ditembak Mati di Kendari, Polisi Periksa 18 Saksi

2 Mahasiswa Ditembak Mati di Kendari, Polisi Periksa 18 Saksi

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:07 WIB

Rektor Unimed Ngaku Tak Larang Mahasiswanya Demo, Tapi...

Rektor Unimed Ngaku Tak Larang Mahasiswanya Demo, Tapi...

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 04:35 WIB

Polisi Tetapkan 3 Orang Masuk DPO Kerusuhan di Wamena

Polisi Tetapkan 3 Orang Masuk DPO Kerusuhan di Wamena

News | Minggu, 06 Oktober 2019 | 13:36 WIB

Polisi Periksa Wanita Pemasok Ratusan Nasi Bungkus Saat Demo Ricuh di Medan

Polisi Periksa Wanita Pemasok Ratusan Nasi Bungkus Saat Demo Ricuh di Medan

News | Minggu, 06 Oktober 2019 | 12:45 WIB

Hendropriyono: Pengganggu Pelantikan Jokowi Harus Dipisahkan dari Massanya

Hendropriyono: Pengganggu Pelantikan Jokowi Harus Dipisahkan dari Massanya

News | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 15:23 WIB

Dijambak hingga Dipukul Polisi Saat Liput Demo, 4 Jurnalis Melapor ke Polda

Dijambak hingga Dipukul Polisi Saat Liput Demo, 4 Jurnalis Melapor ke Polda

News | Jum'at, 04 Oktober 2019 | 21:19 WIB

Terkini

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:44 WIB

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:41 WIB

Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai

Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:48 WIB

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:39 WIB

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:22 WIB

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:50 WIB

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:41 WIB

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

Amerika Serikat Balas Serangan ke Iran, Ketegangan Memuncak di Selat Hormuz

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 09:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 06:46 WIB

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

×