Khawatir Ganggu CFD, Pelantikan Jokowi Ditunda Jadi Minggu Sore

Selasa, 08 Oktober 2019 | 18:45 WIB
Khawatir Ganggu CFD, Pelantikan Jokowi Ditunda Jadi Minggu Sore
Ketua MPR Bambang Soesatyo menyampaikan sambutan dalam Sidang Paripurna Pelantikan Pimpinan MPR periode 2019-2024 di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (3/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memastikan bahwa pelantikan Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019 - 2024 bakal ditunda menjadi sore hari di tanggal yang sama, Minggu 20 Oktober 2019.

Politikus yang akrab disapa Bamsoet menuturkan, penundaan pelaksaan dari pagi menjadi sore lantaran ingin memberi kesempatan bagi umat agama tertentu yang menajalani ibadah pada Minggu pagi.

“Saya pastikan tanggal 20 Oktober kenapa diundur dari jam 10.00 WIB menjadi jam 16.00 WIB, karena kita ingin agar saudara-saudara kita memberi kesempatan bisa beribadah paginya," ujar Bamsoet di kediaman dinasnya di Widya Chandra, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Bamsoet menuturkan, penundaan pelantikan menjadi sore sekaligus untuk memberikam kesempatan bagi masyarakat yang rutin mengikuti kegiatan olahraga di Car Free Day di Jalan Sudirman - Thamrin. Pelantikan itu sendiri bakal dilakukan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

"Kita tidak ingin mengganggu masyarakat yang ingin car free day di jalam utama krn semula rencananya ada penutupan jalan,” ucap Bamsoet.

“Karena ada tamu-tamu kepala negara sahabat yang hadir, perdana menteri, presiden, raja, itu akan hadir pada saat pelantikan. Jadi kalau pagi maka akan mengganggu masyarakat kita yang olahraga,” sambungnya.

Calon Presiden nomor urut 1 Jokowi bertemu Calon Wakil Presidennya Maruf Amin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/3/2019). [Biro Setpres]
Calon Presiden nomor urut 1 Jokowi bertemu Calon Wakil Presidennya Maruf Amin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/3/2019). [Biro Setpres]

Politikus Partai Golkar itu pun berharap agar proses pelantikan presiden dan wakil presiden berjalan aman tanpa ada satu gangguan apapun semisal unjuk rasa.

“Karena apabila ada gangguan demo ini akan membuat image nama kita sebagai bangsa akan rusak di mata internasional,” ujar Bamsoet

Sebelumnya, Bamsoet mengharapkan tidak ada lagi unjuk rasa di depan gedung DPR yang dilakukan oleh mahasiswa saat pelantikan Jokowi - Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden.

Baca Juga: Sedang Sibuk di PKB, Cak Imin Jarang Hadiri Kegiaran di DPR Pasca Dilantik

Menurut Bamsoet pelantikan presiden merupakan acara yang sakral. Terlebih para kepala negara juga ikut diundang aehingga mata dunia sedang tertuju pada Indonesia.

Karena itu, mantan ketua DPR periode lalu berharap mahasiswa mengurungkan niat untuk melalukan unjuk rasa saat pelantikan 20 Oktober mendatang.

“Jadi kalau adik-adik mahasiswa demo besar-besaran kurang elok bagi bangsa kita. Kita utamakan nama baik bangsa,” kata Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI