Bendungan Katulampa Siaga III, Warga di Kali Ciliwung Santai

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 09 Oktober 2019 | 11:31 WIB
Bendungan Katulampa Siaga III, Warga di Kali Ciliwung Santai
Suasana kali Ciliwung di daerah Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2019). (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Sejumlah warga Jakarta yang tinggal di bantaran kali Ciliwung mengaku tak khawatir akan dilanda banjir kiriman meski Bendungan Katulampa di Bogor sempat berstatus siaga III pada Selasa (8/10) petang. Mereka justru mengaku santai dan tak khawatir akan potensi datangnya banjir.

Dari pantauan Suara.com Rabu (9/10/2019) sejumlah warga Kampung Melayu Kecil I, RT 15/ RW 10, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan masih beraktivitas normal seperti sediakala. Mereka mengaku tak sampai harus berkemas menyelamatkan barang-barang elektronik dan berharga ke lantai 2 rumah mereka meski bendungan Katulampa telah berstatus siaga III.

Zulfa (35) salah satu warga setempat mengaku pasca-normalisasi kali Ciliwung yang rampung pada Juli 2017 silam warga Bukit Duri yang tinggal di bantaran sungai sedikit lebih lega. Di mana saat ini mereka tidak lagi dihantui banjir kiriman dari Bogor.

"Aman masih santai aja, mau siaga berape juga ayo aje, hehe santai. Enggak kayak dulu was-was, harus ngangkutin barang, ngungsi malam-malam, ribet banget dah pokoknya," tutur Zulfa.

Menurut dia, sebelum kali Ciliwung dinormalisasi warga sekitar bantaran kali biasanya langsung mengungsi ke Masjid Attahiriyah atau Kelurahan Bukit Duri ketika Bendungan Katulampa telah berstatus siaga III atau II. Namun, kekinian meski Bendungan Katulampa telah berstatus siaga III atau II warga sekitar tetap santai dan bertahan di rumah.

"Kalau dulu iye, siaga II atau III itu dulu udeh pada ngungsi ke kelurahan sama ke Masjid Attahiriyah," katanya.

Lebih lanjut, Zulfa mengungkapkan pasca-kali Ciliwung dinormalisasi setidaknya banjir baru sekali terjadi ketika tanggul di sekitar bantaran kali tersebut baru saja selesai dibangun. Selebihnya, tidak pernah ada banjir lagi.

"Tahun kemarin (tanggul) luber doang enggak sampai banjir, itu sekitar tahun 2018," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bogor Hujan Deras, Bendung Katulampa Siaga III

Bogor Hujan Deras, Bendung Katulampa Siaga III

Jabar | Selasa, 08 Oktober 2019 | 20:47 WIB

Jasad Bayi Mengambang di Kali Ciliwung Gegerkan Warga Cikini

Jasad Bayi Mengambang di Kali Ciliwung Gegerkan Warga Cikini

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 05:45 WIB

Diperintah Anies, Petugas Mulai Bongkar Reklamasi di Kali Ciliwung

Diperintah Anies, Petugas Mulai Bongkar Reklamasi di Kali Ciliwung

News | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 11:56 WIB

Kemarau, Bendungan Katulampa Kering

Kemarau, Bendungan Katulampa Kering

Foto | Sabtu, 29 Juni 2019 | 17:00 WIB

Debit Air Ciliwung di Bendung Katulampa Capai Titik Terendah Nol Centimeter

Debit Air Ciliwung di Bendung Katulampa Capai Titik Terendah Nol Centimeter

Jabar | Jum'at, 28 Juni 2019 | 15:26 WIB

Korban Terakhir Bocah Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan Meninggal

Korban Terakhir Bocah Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan Meninggal

Jabar | Kamis, 27 Juni 2019 | 15:01 WIB

Mayat Bercincin Emas Rencana Menikah September, Calon Suami Mulai Dicurigai

Mayat Bercincin Emas Rencana Menikah September, Calon Suami Mulai Dicurigai

Jabar | Senin, 10 Juni 2019 | 16:18 WIB

Terkini

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 19:29 WIB