Sebut Kondisi di Papua Sudah Aman, Wiranto Minta Aparat Tetap Waspada

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 10 Oktober 2019 | 04:15 WIB
Sebut Kondisi di Papua Sudah Aman, Wiranto Minta Aparat Tetap Waspada
Menkopolhukam Wiranto (tengah), Kapolri Jenderal Tito Karnavian (kanan), dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyebut situasi kamtibmas di seluruh Papua sudah aman terkendali. Tetapi, Wiranto meminta aparat untuk mewaspadai potensi terulangnya kembali aksi kekerasan termasuk teror penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Secara keseluruhan Papua masih aman terkendali. Walaupun demikian harus tetap waspadai. Saya minta situasi ini betul-betul dikendalikan oleh kepolisian dibantu oleh TNI," kata Wiranto di Timika, Rabu (9/10/2019).

Wiranto pada Rabu siang tiba di Timika bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian untuk menemui para pengungsi korban kerusuhan Wamena dan pengungsi dari Ilaga.

Wiranto mengatakan akan menambah pasukan TNI dan Polri ke Wamena dan Ilaga agar situasi di kedua daerah itu benar-benar pulih sepenuhnya dan para pengungsi yang kini masih tinggal di posko pengungsian segera memiliki tempat tinggal.

"Keamanan itu menjadi kewajiban negara, kewajiban TNI dan kewajiban Polri. Makanya saya datang ke Papua dengan membawa serta Panglima TNI dan Kapolri, mereka nanti akan menambah pasukan keamanan di situ," kata dia.

"Kondisi di Wamena sudah aman, di Ilaga juga kami dapat laporan sudah aman, apalagi Jayapura sudah sangat-sangat normal. Tugas kita sekarang meyakinkan saudara-saudara pengungsi bahwa keadaan itu sudah normal. Kalau sudah normal dan sudah aman, mereka juga ingin kembali ke Wamena dan Ilaga untuk melanjutkan pekerjaan," Wiranto menambahkan.

Sementara itu Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengatakan jajarannya siap membantu kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.

"Kita lihat perkembangan ke depan, apabila ada permasalahan yang sangat membutuhkan dukungan dari kita, tetap kita akan membantu kepolisian untuk mengamankan wilayah," kata Mayjen Asaribab.

Pangdam mengatakan penambahan pasukan ke Wamena dan Ilaga disesuaikan dengan eskalasi keamanan di kedua ibukota kabupaten itu. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Bulan Mengungsi Tanpa Bantuan, 184 Warga Nduga Tewas, 41 antaranya Bocah

9 Bulan Mengungsi Tanpa Bantuan, 184 Warga Nduga Tewas, 41 antaranya Bocah

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 14:03 WIB

Tim Pengacara Surya Anta Cs: Kami Dilarang Setiap Hari Masuk Mako Brimob

Tim Pengacara Surya Anta Cs: Kami Dilarang Setiap Hari Masuk Mako Brimob

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 13:50 WIB

Sakit di Sel Isolasi, Tahanan Politik Papua Surya Anta Dibawa ke RS Brimob

Sakit di Sel Isolasi, Tahanan Politik Papua Surya Anta Dibawa ke RS Brimob

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 13:30 WIB

Pemulihan Trauma Pada Pelajar di Wamena

Pemulihan Trauma Pada Pelajar di Wamena

Foto | Rabu, 09 Oktober 2019 | 11:20 WIB

Terkini

Persib Bandung Berpeluang Hadapi Wakil Australia hingga Korea Selatan di Babak 16 Besar ACL 2

Persib Bandung Berpeluang Hadapi Wakil Australia hingga Korea Selatan di Babak 16 Besar ACL 2

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 11:02 WIB

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter saat Misi Karhutla di Kalteng

Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter saat Misi Karhutla di Kalteng

Kaltim | Kamis, 05 November 2026 | 11:02 WIB

Pakar UGM Soroti Ketidakadilan Fiskal: PPh DPR Ditanggung Negara, Kenapa Pembalut Dipajaki?

Pakar UGM Soroti Ketidakadilan Fiskal: PPh DPR Ditanggung Negara, Kenapa Pembalut Dipajaki?

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:01 WIB

Ferry Boboho Putus Rantai Aliran Uang, Jaksa Hadapi Beban Ganda Buktikan Kasus Febrie?

Ferry Boboho Putus Rantai Aliran Uang, Jaksa Hadapi Beban Ganda Buktikan Kasus Febrie?

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:01 WIB

5 Tersangka Korupsi Pembangunan Senilai Rp7,6 Miliar Ditahan

5 Tersangka Korupsi Pembangunan Senilai Rp7,6 Miliar Ditahan

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 11:00 WIB

Anomali: Memoar Seorang Bipolar, Kisah Perjuangan Mengenali Diri di Tengah Gejolak Mental

Anomali: Memoar Seorang Bipolar, Kisah Perjuangan Mengenali Diri di Tengah Gejolak Mental

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 11:00 WIB

19 Juta Ton Sampah Cemari Laut Indonesia Setiap Tahun

19 Juta Ton Sampah Cemari Laut Indonesia Setiap Tahun

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 11:00 WIB

7 Bulan Lagi Asing Ancang-ancang Kabur Bawa Rp199 T dari Pasar Modal RI, Jika Ini Terjadi

7 Bulan Lagi Asing Ancang-ancang Kabur Bawa Rp199 T dari Pasar Modal RI, Jika Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 10:59 WIB

Pieter Huistra Nilai Kemenangan Telak PSS Sleman vs PSGC Ciamis Modal Penting Super League

Pieter Huistra Nilai Kemenangan Telak PSS Sleman vs PSGC Ciamis Modal Penting Super League

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 10:54 WIB

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

RUU Perampasan Aset bakal Pertegas Sanksi Hukuman Mati bagi Koruptor

News | Kamis, 05 November 2026 | 10:49 WIB

×