Suara.com - Massa aksi dari serikat petani akan menggelar aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019). Massa aksi merupakan gabungan dari kaum tani yang berada di Pulau Jawa.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan adanya aksi demonstrasi tersebut. Hanya saja, Argo tak merinci lebih jauh tuntutan apa yang akan disampaikan dalam aksi tersebut.
"Iya benar (ada aksi unjuk rasa di depan Istana Negara) oleh kelompok petani dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat," kata Argo saat dikonfirmasi, Kamis (10/10/2019).
Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir menyebut pihaknya akan menerapkan rekayasa lalu lintas. Nantinya, kendaraan tak dapat mengarah ke Istana Negara.
"Ada rekayasa lalu lintasnya, jadi (kendaran bermotor) tidak bisa mengarah ke Istana Negara," ujar Nasir.
Meski demikian, rekayasa tersebut bersifat situasional. Akan ada tiga ruas jalan yang ditutup yaitu Jalan Majapahit, Jalan Merdeka Utara dan Jalan Merdeka Barat.
Berikut rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya:
1. Dari Jalan Hayam Wuruk dibelokan ke kiri menuju ke Jalan Juanda.
2. Dari Jalan Veteran lurus ke Jalan Suripranoto dan ke Jalan Hayam Wuruk.
3. Dari Jalan Merdeka Timur lurus menuju ke Lapangan Banteng.
4. Dari Jalan MH Thamrin belok kiri ke Jalan Kebagusan atau ke Jalan Merdeka Selatan.