Polisi: Belum Ada Informasi Terkait Aksi Mahasiswa 14 Oktober

Dwi Bowo Raharjo
Polisi: Belum Ada Informasi Terkait Aksi Mahasiswa 14 Oktober
Aksi mahasiswa dari Universitas Indonesia, UKI, Universitas Triksakti, dan lainnya menolak revisi UU KPK dan pengesahan RUU KUHP di DPR RI, Senin (23/9/2019). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Polda Metro Jaya belum melakukan persiapan untuk pengamanan secara khusus di DPR RI.

Suara.com - Polda Metro Jaya hingga saat ini belum mendapatkan informasi resmi terkait rencana aksi mahasiswa pada 14 Oktober 2019 di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Surat pemberitahuan terkait menggelar aksi juga belum diterima polisi.

"Belum ada informasi terkait itu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Polisi Argo Yuwono di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019) malam.

Argo menuturkan, pihaknya belum melakukan persiapan untuk pengamanan secara khusus di DPR RI meski sudah banyak beredar kabar melalui aplikasi pesan singkat mengenai aksi mahasiswa pada tanggal 14 Oktober nanti.

"Belum, karena kita belum dapat informasi," kata Argo.

Melalui pesan yang beredar di media sosial direncanakan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bakal kembali melakukan aksi dengan mengerahkan 2000 massa.

Terdapat 23 universitas yang berasal dari wilayah DKI Jakarta, contohnya seperti Universitas Trisakti dan Universitas Indonesia.

Tidak hanya dari wilayah Jakarta, mahasiswa dari daerah luar Jakarta juga direncanakan hadir dalam aksi pada Senin itu.

Secara umum, mereka menuntut tiga hal yaitu Presiden segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terhadap revisi UU KPK tahun 2002, menolak revisi Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) dan menolak UU KPK.

Gerakan aksi mahasiswa itu sudah dilakukan sejak September lalu tepatnya pada 24 September 2019. (Antara)

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS