Isi Kursi Menteri Jokowi, Kans Gerindra Disebut Lebih Besar dari Demokrat

Agung Sandy Lesmana | Welly Hidayat | Suara.com

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 14:20 WIB
Isi Kursi Menteri Jokowi, Kans Gerindra Disebut Lebih Besar dari Demokrat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai gerindra Prabowo Subianto swafoto dengan wartawan Istana. (Foto dok. Istimewa)

Suara.com - Pengajar Ilu Komunikasi Politik Universitas Gajah Mada (UGM), Nyarwi Ahmad menilai Partai Gerindra memiliki peluang besar ketimbang Partai Demokrat untuk mengisi kursi menteri Kabinet Kerja jilid II di Pemerintahan Joko Widodo- Maruf Amin pada periode 2019-2024 mendatang.

Menurutnya, peluang itu didasari dengan daya tarik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu dengan Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (11/10/2019) kemarin.

Nyarwi menilai, komunikas Prabowo terlihat lebih cair ketimbang Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang lebih dulu bertemu Jokowi sehari sebelum mengundang Prabowo.

"Saya mendapat indikasi dari dua peristiwa itu. Pertama daya tarik Gerindra untuk susunan koalisi ini sangat tinggi. Artinya Gerindra dibutuhkan untuk memperkuat koalisi pemerintahan Jokowi mendatang. Sementara, daya tarik Demokrat masih belum terlalu kuat," kata Nyarwi, dalam diskusi di 'Dinamika Politik Jelang Penyusunan Kabinet', di Gado-gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10/2019).

Nyarwi menyebut partai berlambang garuda ini lebih dianggap menarik minat Jokowi untuk membantu pemerintahannya untuk lima tahun mendatang. Apalagi, Gerindra memiliki kursi di parlemen cukup besar.

"Jadi, dengan menarik Gerindra ke kubu Jokowi, artinya Pak Jokowi mendapat dukungan yang rill dari Gerindra. Itu dapat menjadi basis untuk amankan agenda politik selama lima tahun ke depan," ucap Nyarwi.

Senada dengan Nyarwi, pengajar Ilmu Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedillah Badrun juga menilai bahwa peluang Gerindra lebih besar lantaran Ketum Prabowo dan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Puteri memiliki kedekatan emosional cukup besar. Apalagi, keduanya pernah bersama maju bersama dalam pilpres 2009 lalu.

"Kedua partai tersebut juga punya agenda politik sama. Punya corak yang sama, yaitu nasionalis," ungkap Ubedillah.

Menurut Ubedillah hal itu jauh terbalik dengan Partai Demokrat yang memiliki luka lama dengan Megawati.

"Sikap politiknya saja tidak jelas (Mega dan SBY). Saya kira itu catatan mega sangat sulit narik SBY dalam kabinet," tutup Ubedillah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertemu Jokowi ke Istana, Gaya Prabowo Disebut Lebih Cair ketimbang SBY

Bertemu Jokowi ke Istana, Gaya Prabowo Disebut Lebih Cair ketimbang SBY

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 11:50 WIB

Belum Resmi Gabung Koalisi Jokowi, Demokrat Sudah Siapkan AHY Calon Menteri

Belum Resmi Gabung Koalisi Jokowi, Demokrat Sudah Siapkan AHY Calon Menteri

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 23:53 WIB

Meski Tak Masuk Kabinet, Prabowo Mengaku Tetap Loyal ke Pemerintahan Jokowi

Meski Tak Masuk Kabinet, Prabowo Mengaku Tetap Loyal ke Pemerintahan Jokowi

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 21:00 WIB

Prabowo Sebut Memiliki Hubungan Mesra, Jokowi Tertawa

Prabowo Sebut Memiliki Hubungan Mesra, Jokowi Tertawa

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 17:39 WIB

SBY - Jokowi Bakal Ketemu Lagi, Demokrat: Semacam Deklarasi Koalisi

SBY - Jokowi Bakal Ketemu Lagi, Demokrat: Semacam Deklarasi Koalisi

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 16:24 WIB

Setelah Bertemu SBY, Kini Jokowi Terima Prabowo di Istana Merdeka

Setelah Bertemu SBY, Kini Jokowi Terima Prabowo di Istana Merdeka

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 15:36 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB