Hukum Siswa Makan di Toilet, TK di China Membuat Publik Geram

Arsito Hidayatullah | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Hukum Siswa Makan di Toilet, TK di China Membuat Publik Geram
Ilustrasi bocah makan. (Unsplash/ Providence Doucet)

Seorang bocah mengeluh tenggorokannya sakit setelah dihukum gurunya.

Suara.com - Sebuah taman kanak-kanak (TK) di China bagian barat laut telah menimbulkan kemarahan publik setelah para orang tua mengeluh bahwa anak-anak mereka disuruh makan di toilet jika makannya lambat.

Diberitakan SCMP, Jumat (11/10/2019), Biro Pendidikan daerah Dali, Shaanxi, telah memulai penyelidikan di TK Jingshi Tongdi atas kejadian itu.

Salah satu orangtua murid, bermarga Li, mengatakan kepada Huashang Daily bahwa putrinya mulai mengeluh sakit tenggorokan sebulan yang lalu.

Pada awalnya dia mengira anaknya pilek, tetapi kemudian dokter mengatakan bahwa putrinya kemungkinan telah melukai tenggorokannya dengan makan terlalu cepat.

"Pada 3 Oktober, anak saya mengatakan bahwa dia harus makan cepat; kalau tidak, dia akan diperintahkan [oleh gurunya] untuk makan di toilet. Dia bilang, dia sudah beberapa kali disuruh makan di sana," kata Li.

Dia kemudian memeriksa dengan orangtua lain, yang ternyata anak-anaknya juga mengalami hal serupa.

Seorang wanita bermarga Zhang mengatakan anaknya sering dipaksa makan di kamar kecil, kadang tiga kali sehari.

"Anak saya mengatakan toiletnya bau, sehingga sulit baginya untuk menelan makanan. Dia mengatakan, para murid harus mengikuti aturan ini sejak tahun lalu," ungkap Zhang.

Awal pekan ini beberapa orangtua menemui kepala TK tersebut. Dari rekaman CCTV, mereka melihat beberapa anak memasuki toilet sambil memegang mangkuk, dan beberapa anak lainnya keluar setelah menyelesaikan makan siang mereka.

Pihak sekolah mengakui bahwa mereka telah menerapkan hukuman itu, lalu meminta maaf dan berjanji untuk meningkatkan manajemennya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS