Terkait Operasi Militer, Erdogan: Turki Tak Berniat Caplok Suriah

Bangun Santoso

Senin, 14 Oktober 2019 | 15:40 WIB
Terkait Operasi Militer, Erdogan: Turki Tak Berniat Caplok Suriah
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. [AFP]

Suara.com - Turki tak berniat mencaplok tanah Suriah. Kami akan berada di hadapan mereka yang ingin memecah belah dan memecah-belah Suriah, demikian perkataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi media di Istana Dolmabahce.

Dalam pertemuan yang diadakan secara tertutup pada Minggu (13/10/2019) itu, Presiden Erdogan menekankan Turki berusaha memusnahkan koridor teror yang dibentuk di dekat perbatasan tenggara Turki.

Turki berusaha membawa perdamaian dan ketenangan untuk warga Suriah melalui Operasi Mata Air Perdamaian di sebelah utara Suriah, tutur Erdogan seperti dilansir Kantor Berita Anadolu.

Operasi yang diluncurkan itu, kata Erdogan, hanya untuk melawan organisasi teroris YPG/PKK dan Daesh di wilayah yang bersinggungan dengan perbatasan Turki.

Terkait isu sanksi ekonomi dari anggota NATO, Erdogan mengeritik pernyataan beberapa negara NATO yang menyatakan tidak akan mengirim senjata ke Turki.

"Bisakah Anda menjelaskan pendekatan Anda kepada kami? Apa artinya itu? Kemarin Menteri Luar Negeri Anda membuat pernyataan seperti itu di parlemen. Bagaimana kita bermitra di NATO? Anda tidak memberikan senjata gratis kepada kami.”

Erdogan mengeritik pernyataan dari Menlu Jerman yang mengatakan tidak akan mengirim senjata ke Turki lagi.

“Kami membeli senjata Anda dengan uang kami. Jadi, ketika membahas keamanan NATO, bagaimana kami dapat melindungi NATO dengan kondisi seperti ini?” ujar Erdogan menyayangkan upaya Turki melawan terorisme tidak didukung oleh mitranya di NATO.

Presiden Erdogan mengungkapkan negaranya memiliki alternatif lain jika mitra-mitranya tak lagi menjual senjata kepada Turki.

baca juga

“Jika kalian tidak mau menjualnya, masih ada produsen senjata lainnya di dunia. Patriot tidak diberikan (AS), kami membeli S-400. Mereka tak menjual UAV selama bertahun-tahun. Kami memproduksi UAV sendiri.”

“Sekarang kami sedang melakukan uji coba UAV yang lebih mutakhir. Tetangga yang jahat membuat kami jadi produktif," ujar Erdogan.

Pada Rabu 9 Oktober lalu, Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian di timur Sungai Eufrat, sebelah utara Suriah, untuk mengamankan perbatasan dengan membersihkannya dari unsur-unsur teroris, dan demi memastikan pengungsi Suriah dapat kembali dengan aman sekaligus menjaga kesatuan wilayah Suriah.

Ankara ingin membersihkan unsur-unsur teroris PKK dan cabang Suriahnya, PYD/YPG, dari wilayah tersebut.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye teror melawan Turki, PKK—yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa—bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasukan Kurdi Dikerahkan untuk Tangkis Operasi Militer Turki di Suriah

Pasukan Kurdi Dikerahkan untuk Tangkis Operasi Militer Turki di Suriah

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 12:05 WIB

Sikap Amerika Atas Operasi Militer Turki di Wilayah Suriah

Sikap Amerika Atas Operasi Militer Turki di Wilayah Suriah

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 11:32 WIB

Presiden Turki Ancam Eropa, Akan Kirim 3,6 Juta Pengungsi

Presiden Turki Ancam Eropa, Akan Kirim 3,6 Juta Pengungsi

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 21:23 WIB

Turki Serang Suriah, Donald Trump Geram dan Beri 3 Pilihan

Turki Serang Suriah, Donald Trump Geram dan Beri 3 Pilihan

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 15:42 WIB

Ratusan Orang Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Turki di Suriah

Ratusan Orang Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Turki di Suriah

News | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 12:53 WIB

Trump Ancam Hancurkan Ekonomi Turki, Ankara Tetap Nekat Mau Serang Suriah

Trump Ancam Hancurkan Ekonomi Turki, Ankara Tetap Nekat Mau Serang Suriah

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 16:21 WIB

11 Tahun Hilang di Suriah, TKW Asal Sumbawa Akhirnya Ditemukan

11 Tahun Hilang di Suriah, TKW Asal Sumbawa Akhirnya Ditemukan

News | Minggu, 22 September 2019 | 05:26 WIB

Terkini

Bantah Makar, Budi Arie Ungkit Jasa Menangkan Prabowo: Dukungan Tak Geser Sejengkal Pun!

Bantah Makar, Budi Arie Ungkit Jasa Menangkan Prabowo: Dukungan Tak Geser Sejengkal Pun!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 18:03 WIB

Timnas Indonesia U-20 Siap Habis-habisan, Nova Arianto Penasaran Kalahkan Australia

Timnas Indonesia U-20 Siap Habis-habisan, Nova Arianto Penasaran Kalahkan Australia

Bola | Jum'at, 04 September 2026 | 18:01 WIB

Kemasan Vape Mau Dibuat Seragam, Ini Kekhawatiran Konsumen dan Industri

Kemasan Vape Mau Dibuat Seragam, Ini Kekhawatiran Konsumen dan Industri

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 18:00 WIB

Ulasan Gadis Kretek: Ketika Cinta, Ambisi, dan Sejarah Bertemu

Ulasan Gadis Kretek: Ketika Cinta, Ambisi, dan Sejarah Bertemu

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 18:00 WIB

Soal Wacana Pemilu E-Voting, Bawaslu Tekankan Perlunya Kontrol Masyarakat

Soal Wacana Pemilu E-Voting, Bawaslu Tekankan Perlunya Kontrol Masyarakat

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:59 WIB

Cerita Penghuni Apartemen Pavilion Sebelum Kebakaran, Sempat Dua Kali Padam Listrik

Cerita Penghuni Apartemen Pavilion Sebelum Kebakaran, Sempat Dua Kali Padam Listrik

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:56 WIB

Sukses Kalahkan Laos, Nova Arianto Masih Soroti Finishing Buruk Timnas Indonesia U-20

Sukses Kalahkan Laos, Nova Arianto Masih Soroti Finishing Buruk Timnas Indonesia U-20

Bola | Jum'at, 04 September 2026 | 17:54 WIB

Kronologi 3 Mahasiswa Gugat Ayah Kandung di Palembang hingga Tuntut Nafkah Rp700 Juta

Kronologi 3 Mahasiswa Gugat Ayah Kandung di Palembang hingga Tuntut Nafkah Rp700 Juta

Sumsel | Jum'at, 04 September 2026 | 17:49 WIB

Puan Soroti Respons Lambat Karhutla: Makin Lama Dipadamkan, Makin Mahal Biayanya!

Puan Soroti Respons Lambat Karhutla: Makin Lama Dipadamkan, Makin Mahal Biayanya!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:45 WIB

Karhutla Terus Berulang, ICW Desak Pemerintah Stop Kasih Izin Konsesi ke Perusahaan

Karhutla Terus Berulang, ICW Desak Pemerintah Stop Kasih Izin Konsesi ke Perusahaan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:36 WIB

×