Mau Makamkan Anak, Ayah Malah Temukan Bayi Masih Hidup dalam Tanah Kuburan

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Selasa, 15 Oktober 2019 | 18:36 WIB
Mau Makamkan Anak, Ayah Malah Temukan Bayi Masih Hidup dalam Tanah Kuburan
Ilustrasi bayi (Shutterstock)

Suara.com - Seorang ayah menemukan bayi yang dikubur hidup-hidup saat ia hendak menguburkan jasad anaknya.

Kejadian itu dialami oleh Hitesh Kumar Sirohi, seorang pedagang dari Bareilly, Uttar Pradesh, India.

Dikutip dari Telegraph, Senin (14/10/2019), kala itu Hitesh tengah berusaha menggali kuburan untuk putrinya sendiri, yang baru saja meninggal setelah lahir secara prematur pada usia tujuh bulan kandungan.

Lalu ia tiba-tiba mendengar suara tangisan di dekatnya. Setelah dicek, ternyata ada bayi yang dikubur hidup-hidup sedalam tiga meter di bawah tanah.

Hitesh pun mengangkat bayi perempuan itu dan memberinya susu menggunakan kapas, lalu menelepon polisi dan ambulans.

Kini bayi tersebut dirawat di sebuah rumah sakit swasta. Menurut keterangan dokter, seperti diberitakan ABC News, bayi itu lahir secara prematur dan diduga telah dikubur selama dua hari dalam kondisi masih hidup. Beratnya hanya 1,1 kilogram dan saat ini mengalami infeksi paru-paru.

Hitesh mengatakan, dirinya terkejut mendengar tangisan bayi ketika kuburan untuk putrinya sendiri sedang digali.

"Saya mengira bahwa anak perempuan saya hidup lagi," kata Hitesh. "Tapi ternyata suara itu berasal dari pot, dan ketika dibuka, ada seorang bayi perempuan ada di dalam."

Seorang politikus lokal, Rajesh Kumar Mishra, mendanai perawatan medis bayi perempuan itu.

baca juga

"Dokter memberi tahu saya bahwa karena dia lahir prematur, dia membutuhkan lebih sedikit oksigen," kata Rajesh. "Mungkin ini sebabnya dia masih hidup. Sungguh ajaib dia bisa bertahan 48 jam di bawah tanah."

Rajesh telah memberi nama bayi perempuan itu Seeta, berhubungan dengan seorang dewi Hindu yang dihargai karena sifatnya yang baik yang keibuan dan feminin.

"Sekarang kondisinya stabil, tetapi dia masih mengalami infeksi dan dokter memberinya susu setiap dua jam," tambah Rajesh.

Sementara itu, seorang juru bicara kepolisian mengatakan, "Kami sekarang berusaha menemukan orang tua bayi itu. Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang telah menguburkan bayi hidup-hidup."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Prannoy di Denmark Open 2019, Anthony: Nggak Mudah Mati dan Dimatikan

Lawan Prannoy di Denmark Open 2019, Anthony: Nggak Mudah Mati dan Dimatikan

Sport | Senin, 14 Oktober 2019 | 13:06 WIB

Narendra Modi 'Plogging' di Pantai Sebelum Bertemu Xi Jinping

Narendra Modi 'Plogging' di Pantai Sebelum Bertemu Xi Jinping

News | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 22:06 WIB

Bawa Produk Kelas Menengah, Honda Siap Gempur Royal Enfield di 'Kandang'

Bawa Produk Kelas Menengah, Honda Siap Gempur Royal Enfield di 'Kandang'

Otomotif | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 20:00 WIB

Harus Waspada, Hamil Kembar Berisiko Tinggi Lahirkan Bayi Prematur

Harus Waspada, Hamil Kembar Berisiko Tinggi Lahirkan Bayi Prematur

Health | Selasa, 08 Oktober 2019 | 20:42 WIB

Gara-gara Foto Selfie, Pengantin Baru Ini Tewas Mengenaskan

Gara-gara Foto Selfie, Pengantin Baru Ini Tewas Mengenaskan

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 07:59 WIB

Terkini

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB