Pelantikan Jokowi: Trump Cuma Kirim Menteri, Raja Eswatini Juga Hadir

Reza Gunadha | Suara.com

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 20:14 WIB
Pelantikan Jokowi: Trump Cuma Kirim Menteri, Raja Eswatini Juga Hadir
Petugas melakukan gladi bersih pelantikan presiden dan wakil presiden masa jabatan 2019-2024 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (19/10). [Suara.com/Arya Manggala]

Selain itu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison telah dipastikan hadir pada upacara pelantikan Jokowi.

Sejak pelantikan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004, yang dihadiri PM John Howard saat itu, perdana menteri Australia tidak pernah absen untuk hadir dalam acara kenegaraan tersebut.

Kevin Rudd pada 2009 juga datang ke Jakarta untuk pelantikan presiden Yudhoyono untuk kedua kalinya, dan Tony Abbott menghadiri pelantikan presiden Jokowi pada 2014.

Seperti dikutip dari ABC Indonesia, Sabtu, kedatangan PM Morrison ke upacara pelantikan Presiden Jokowi akan menjadi kunjungan kedua baginya ke Indonesia.

Pada September 2018, PM Morrison yang saat itu baru saja dilantik, datang ke Jakarta untuk membahas kemitraan ekonomi komprehensif dan menyamakan kedudukan Indonesia dengan China dalam hubungan diplomatik.

Menjadi sebuah "tradisi" juga bagi Perdana Menteri Australia yang baru terpilih untuk mendatangi Indonesia, sebagai kunjungan luar negeri pertama kalinya.

Sementara itu, sejumlah negara seperti AS, Jepang, dan Korea Selatan akan mengirim utusan khusus guna menghadiri pelantikan Presiden Jokowi.

Presiden Donald Trump menugaskan Menteri Transportasi AS Elaine L Chao, Jepang akan diwakili oleh Wakil Menteri Luar Negeri Norihiro Nakayama, serta Korea Selatan akan diwakili oleh Kepala Staf Kepresidenan Noh Young-min.

Noh ditugaskan menyampaikan surat dari Presiden Korea Selatan Moon Jae-in kepada Presiden Jokowi, yang menyoroti pentingnya kemitraan strategis khusus yang telah dibuat oleh kedua negara dan komitmen untuk lebih meningkatkan hubungan bilateral.

Surat itu juga berisi harapan Moon untuk pertemuan lain dengan pemimpin Indonesia di sela-sela KTT khusus memperingati 30 tahun hubungan ASEAN dan Korea Selatan di Busan, pada akhir November mendatang, demikian dilaporkan Kantor Berita Yonhap.

Menurut Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom, diutusnya Noh untuk menghadiri pelantikan Presiden Jokowi mencerminkan persahabatan yang hangat dan erat antara kedua pemimpin serta kemitraan strategis khusus antara RI dan Korea Selatan.

“Ini juga melambangkan ikatan kerja sama yang semakin berkembang diantara masyarakat kedua negara,” tutur Kim.

Selanjutnya, pelantikan Presiden Jokowi tidak hanya dihadiri oleh para pemimpin dan utusan khusus dari negara-negara tetangga dekat, namun juga dari negara-negara sahabat di kawasan Afrika yang cukup jauh, seperti Eswatini. 

Dari sekian banyak tamu negara yang akan hadir, Raja Eswatini, Mswati III, adalah salah satu yang menyatakan kegembiraannya akan turut menyaksikan pelantikan Presiden RI.

Kegembiraan itu diungkapkan Raja Mswati III dalam pertemuan dengan Duta Besar RI untuk Eswatini Salman Al Farisi di Istana Kerajaan di Mbabane, pada Senin (14/10), menurut keterangan tertulis KBRI Pretoria.

Pada kesempatan tersebut, Raja Mswati III menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan pemilu di Indonesia yang berlangsung aman dan damai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pelantikan Presiden, Keamanan di Bogor Dipertebal

Jelang Pelantikan Presiden, Keamanan di Bogor Dipertebal

Jabar | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 19:07 WIB

MPR: Kami Tak Undang Dukun buat Jaga Pelantikan Jokowi - Ma'ruf Amin

MPR: Kami Tak Undang Dukun buat Jaga Pelantikan Jokowi - Ma'ruf Amin

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 17:07 WIB

Jokowi Dilantik Besok, Muhammadiyah: Rengkul Semua Kekuatan Masyarakat

Jokowi Dilantik Besok, Muhammadiyah: Rengkul Semua Kekuatan Masyarakat

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 15:27 WIB

Pasti Hadir di Pelantikan Jokowi, Gibran Tak Ditemani Istri dan Jan Ethes

Pasti Hadir di Pelantikan Jokowi, Gibran Tak Ditemani Istri dan Jan Ethes

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 14:45 WIB

Istana Sebut 18 Mobil Mercy untuk Tamu Negara Gratis, Bukan Sewa Rp 1 M

Istana Sebut 18 Mobil Mercy untuk Tamu Negara Gratis, Bukan Sewa Rp 1 M

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 13:02 WIB

Jusuf Kalla Terima Kunjungan Kehormatan Wapres China di Istana Wapres

Jusuf Kalla Terima Kunjungan Kehormatan Wapres China di Istana Wapres

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 12:36 WIB

Terkini

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB