Jabatan Menhan Diambil Alih Prabowo, Ryamizard: Saya Ingin Nyangkul

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 23 Oktober 2019 | 12:58 WIB
Jabatan Menhan Diambil Alih Prabowo, Ryamizard: Saya Ingin Nyangkul
Ryamizard Ryacudu akan laksanakan sertijab Menteri Pertahanan ke Prabowo Subianto. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto resmi menggantikan jabatan Ryamizard Ryacudu sebagai Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024.

Setelah terdepak dari kursi menteri, Ryamizard mengaku hanya ingin nyangkul. Ia tidak menjelaskan secara rinci ihwal nyangkul yang dimaksud.

Ryamizard mengaku, suka melakukan kegiatan lain seperti menyampaikan ceramah kebangsaan, setelah pensiunan dari institusi TNI.

"(Saya ingin) nyangkul, dulu waktu saya delapan tahun enggak ada kerjaan, saya tetap ceramah ke Medan, Aceh, Bali, tetap saya ceramah sampaikan pesan kebangsaan," ujar Ryamizard di kantor Kemenhan, Rabu (23/10/2019).

Mantan Kepala Staf TNI AD ini menganggap dirinya masih seorang prajurit meskipun sudah Purnawirawan. Karena itu menurutnya prajurit tidak boleh berhenti bekerja.

"Enggak ada berhentinya prajurit, walaupun pensiun, sumpah sapta marga prajurit terus dipegang," jelasnya.

Ia juga mengaku kerap berbicara soal perumpaan wakaf saat berceramah. Sama dengan mewakafkan tanah, ia menganggap sudah mewakafkan nyawanya untuk negara Indonesia.

"Saya siap wakafkan nyawa untuk bangsa negara, janji saya, enggak ada yang lain, begitu cintanya saya sama bangsa negara," pungkasnya.

Diketahui, acara serah terima jabatan Ryamizard kepada Prabowo akan dilangsungkan pada Kamis (23/10/2019) besok.

Sebelumnya, penunjukan Prabowo masuk dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 disampaikan Presiden Jokowi di tangga Istana Merdeka, Jakarta, pagi tadi.

Bersama Maruf Amin, Jokowi hari ini resmi mengumumkan 38 nama menteri dan setingkat menteri di kabinet pemerintahan periode keduanya.

Ketika Jokowi mengumumkan jabatan Menhan, Prabowo yang mengenakan batik berwarna cokelat itu kan tampak terlihat langsung berdiri dan memberikan hormat kepada Jokowi.

Jokowi mengatakan dirinya tak perlu lagi menjelaskan tugas Menhan kepada Prabowo. Sebab, dia menilai Prabowo sangat memahami tugas dari Menhan.

"Saya tidak perlu jelaskan lagi, beliau (Prabowo) lebih paham dari saya," ujar Jokowi saat mengumumkan nama Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerindra: Prabowo Pelanggar HAM Hanya Isu Gorengan!

Gerindra: Prabowo Pelanggar HAM Hanya Isu Gorengan!

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:30 WIB

Jokowi Sebut Prabowo Paham Betul Tugas Menhan

Jokowi Sebut Prabowo Paham Betul Tugas Menhan

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:12 WIB

Mahfud MD Jadi Menkopolhukam, Akan Mengkoordinasi Prabowo

Mahfud MD Jadi Menkopolhukam, Akan Mengkoordinasi Prabowo

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 09:23 WIB

KontraS Tolak Prabowo Masuk Kabinet, PDIP: Yang Penting Jokowi Nyaman

KontraS Tolak Prabowo Masuk Kabinet, PDIP: Yang Penting Jokowi Nyaman

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:37 WIB

Prabowo Calon Menhan, Bamsoet: Moga Indonesia Disegani di Asia dan Global

Prabowo Calon Menhan, Bamsoet: Moga Indonesia Disegani di Asia dan Global

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 12:48 WIB

Calon Kuat Menhan, PA 212 Tagih Janji Prabowo Pulangkan Habib Rizieq

Calon Kuat Menhan, PA 212 Tagih Janji Prabowo Pulangkan Habib Rizieq

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 11:46 WIB

Prabowo Siap jadi Pembantu Jokowi, PA 212: Semoga Bermanfaat buat Umat

Prabowo Siap jadi Pembantu Jokowi, PA 212: Semoga Bermanfaat buat Umat

News | Selasa, 22 Oktober 2019 | 10:41 WIB

Terkini

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:32 WIB

Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?

Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:28 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:19 WIB

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:17 WIB

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:15 WIB

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:09 WIB

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:06 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB