Deddy Singgung Pensiun dan Partai Gelora, Ini Respons Fahri Hamzah

Rendy Adrikni Sadikin | Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 29 Oktober 2019 | 14:21 WIB
Deddy Singgung Pensiun dan Partai Gelora, Ini Respons Fahri Hamzah
Fahri Hamzah, Anis Matta, dan Partai Gelora (twitter @Fahrihamzah)

Suara.com - Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menjelaskan alasan dirinya mendirikan Partai Gelora. Ia menyebut ingin menjawab kegelisahan kolektif sehingga tidak terjadi krisis sosial dan politik.

Hal tersebut dijelaskan Fahri dalam video saat menjadi bintang tamu acara podcast kanal YouTube Deddy Corbuzier yang diunggah pada Senin(28/10/2019).

"Ngomong-ngomong Gelora, bang elu kan udah pensiun, enggak mau nikmatin hari-hari normal, makan enak, jalan-jalan, shopping, kenapa bikin partai?" tanya Deddy Corbuzier.

Menjawab pertanyaan Deddy, Fahri Hamzah berkelakar bahwa badannya sudah naik beberapa kilo dalam waktu sebulan. Ia juga ditegur istrinya.

"Ini aja baru sebulan naik berapa kilo, udah kena tegur bini. 'Eh hati-hati warisan belum ada, lu mati entar anak-anak gimana'," jawab Fahri sambil tertawa.

Pria kelahiran 10 November 1971 pun menjelaskan bahwa hidupnya dihabiskan lebih banyak di dunia politik dan menjadi aktivis. Maka tidak heran jika dia akhirnya mendirikan partai.

"Atau mungkin yang namanya Fahri Hamzah itu udah nyemplung ke politik dia gak bisa keluar?" Deddy menanggapi dan mengaku senang Fahri mendirikan partai politik.

Fahri membenarkan ucapan Deddy Corbuzier. Meskipun ia sempat ingin berada di luar dunia politik tapi akhirnya kembali lagi.

"Politik itu memang, sepertinya tadi istilah anda nyemplung, saya memang seperti sudah di dalam," ucapnya.

Alasan Fahri Hamzah mendirikan Partai Gelora adalah untuk memberi jawaban atas krisis dan kegelisahan kolektif 20 tahunan yang ia takutkan bakal terjadi.

"Saya punya tesis-tesis besar bahwa memang Indonesia selalu mengalami fase 20 tahunan dalam satu kegelisahan kolektif. Orang mencari jawaban atas kegelisahan kolektif kita. Saya terus terang sudah bicara kepada Pak Jokowi langsung, cara menyelesaikan masalah ini," Fahri menjelaskan

Ia mencontohkan kegelisahan besar 20 tahunan yang dimaksud seperti saat munculnya Budi Utomo dan Sumpah Pemuda.

Jika kegelisahaan ini tidak ditemukan jawabannya, Fahri memprediksi akan terjadi krisis sosial dan politik. Sehingga tercipta kepemimpinan krisis kembali.

"Nanti akan lahir orang kuat, orang kuat itu melahirkan kebaikan kolektif, kebaikan kolektif melahirkan generasi penikmat, pemimpin penikmat, pemimpin penikmat itu biasanya kapasitas menghadapi masalah rendah, akhirnya muncul masalah, muncul krisis, muncul lagi orang besar, pemimpin kuat lagi, seolah-olah kita ada dalam nasib seperti itu," ucap Fahri.

"Nah, kita klo bisa jangan sampai kena krisis begitu lagi. Kami sebenarnya ingin menjawab bagaimana caranya supaya kita tidak kena krisis," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fahri Hamzah Minta KPK Pecat Pemain Politik di Wadah Pegawai

Fahri Hamzah Minta KPK Pecat Pemain Politik di Wadah Pegawai

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 04:15 WIB

Ditanya Soal Bisnis di KPK, Begini Respons Fahri Hamzah

Ditanya Soal Bisnis di KPK, Begini Respons Fahri Hamzah

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 15:54 WIB

Pensiun dari DPR, Fahri Hamzah Banting Stir Jualan Kopi Revolusi

Pensiun dari DPR, Fahri Hamzah Banting Stir Jualan Kopi Revolusi

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 14:28 WIB

Terkini

Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara

Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:27 WIB

Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id

Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:10 WIB

Malam Takbiran, Masyarakat Mulai Padati Bundaran HI Meski Cuaca Masih Diguyur Hujan

Malam Takbiran, Masyarakat Mulai Padati Bundaran HI Meski Cuaca Masih Diguyur Hujan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:56 WIB

Pabrik Plastik Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Lemparan Petasan, Wali Kota Jakbar: Ini Berbahaya

Pabrik Plastik Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Lemparan Petasan, Wali Kota Jakbar: Ini Berbahaya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:48 WIB

Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang

Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:03 WIB

Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran

Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:50 WIB

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:05 WIB

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:38 WIB

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:33 WIB

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:24 WIB