Ditantang Gerindra Berantem di Rapat, PSI Ngaku Mengalah sama Senior

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 31 Oktober 2019 | 19:37 WIB
Ditantang Gerindra Berantem di Rapat, PSI Ngaku Mengalah sama Senior
Politisi PSI yang juga caleg DPRD DKI Jakarta terpilih William Aditya Sarana. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI, William Aditya Sarana diajak 'ribut' soal anggaran pada rapat Komisi A oleh politisi Gerindra, Inggard Joshua.

Menanggapi hal itu, William mengaku sebagai junior di parlemen Kebon Sirih itu hanya menerimanya saja.

Ajakan ribut yang dimaksud itu adalah agar pembahasan soal anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dibahas secara tuntas di ruang rapat, bukan dipublikasi ke jejaring sosial.

"Saya menerima nasihat beliau dan kritikan beliau karena beliau senior saya, saya terima saja kritikan beliau," kata William di gedung DPRD DKI, Kamis (31/10/2019).

William mengklaim alasannya mengunggah anggaran janggal seperti lem aibon Rp 82 miliar itu bukan untuk mencari sensasi, melainkan untuk membantu menyisir anggaran bersama masyarakat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuat anggaran kontroversial. Kali ini, Pemprov DKI melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat, membuat anggaran untuk membeli lem aibon dengan total biaya mencapai Rp 82 miliar. (screenshot/ apbd.jakarta.go.id)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuat anggaran kontroversial. Kali ini, Pemprov DKI melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat, membuat anggaran untuk membeli lem aibon dengan total biaya mencapai Rp 82 miliar. (screenshot/ apbd.jakarta.go.id)

"Justru saya bantu dia publish anggaran-anggaran itu dan kami gak mencari sensasi," jelasnya.

Meski sudah ditegur, William mengaku masih akan melakukan hal serupa. Ia menganggap hal ini penting untuk mendorong transparansi anggaran. Menurutnya hal ini merupakan kebijakan fraksinya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuat anggaran kontroversial. Kali ini, Pemprov DKI melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat, membuat anggaran untuk membeli lem aibon dengan total biaya mencapai Rp 82 miliar. (screenshot/ apbd.jakarta.go.id)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuat anggaran kontroversial. Kali ini, Pemprov DKI melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat, membuat anggaran untuk membeli lem aibon dengan total biaya mencapai Rp 82 miliar. (screenshot/ apbd.jakarta.go.id)

"Yang kami bisa lakukan adalah kebijakan fraksi kami. Ya mungkin mereka berpandangan lain. Atau bagaimana ya itu. Pandangan fraksi lain yang kami tidak bisa ikut campur," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI dari partai Gerindra, Inggard Joshua menegur Anggota DPRD DKI dari fraksi PSI, William Aditya Sarana.

baca juga

Menurutnya persoalan anggaran seharusnya diselesaikan di rapat Komisi.

William belakangan ini mengunggah ke sosial media soal beberapa anggaran kontroversial pada draf anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, salah satunya lem aibon senilai Rp 82 miliar. Saat rapat lanjutan di komisi A, Inggard seharusnya kalau ingin 'berantem' soal anggaran, maka di lakukan di ruang rapat.

"Ini saya berharap forum yang kencang itu di ruangan ini. Kita mau berantem ya berantem di ruangan ini jangan berantem di luar," ujar Inggard di gedung DPRD DKI, Kamis (31/10/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerindra Tegur PSI karena Publikasi Lem Aibon: Kalau Mau Berantem di Rapat

Gerindra Tegur PSI karena Publikasi Lem Aibon: Kalau Mau Berantem di Rapat

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 18:10 WIB

Jubir: Gaji Menhan Prabowo Disalurkan ke Lembaga Zakat hingga Rumah Ibadah

Jubir: Gaji Menhan Prabowo Disalurkan ke Lembaga Zakat hingga Rumah Ibadah

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 18:05 WIB

Anies Dituding Sengaja Bikin Panggung di Skandal Lem Aibon

Anies Dituding Sengaja Bikin Panggung di Skandal Lem Aibon

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 16:23 WIB

Prabowo Mau Renovasi Kemenhan Pakai Uang Pribadi, Begini Kata Wakilnya

Prabowo Mau Renovasi Kemenhan Pakai Uang Pribadi, Begini Kata Wakilnya

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:27 WIB

Anies Salahkan e-Budgeting Buatan Ahok, Djarot: Tergantung Manusianya

Anies Salahkan e-Budgeting Buatan Ahok, Djarot: Tergantung Manusianya

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:11 WIB

Anggaran Lem Aibon Rp 82 Miliar, Tsamara Minta Anies Move On

Anggaran Lem Aibon Rp 82 Miliar, Tsamara Minta Anies Move On

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 14:49 WIB

Balas Anies, Ahok: Sistem e-Budgeting Baik Jika Tak Ada Niat Maling

Balas Anies, Ahok: Sistem e-Budgeting Baik Jika Tak Ada Niat Maling

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 14:24 WIB

Ferdinand Sindir Anies: yang Salahkan Sistem, Nyatakan Dirinya Bodoh

Ferdinand Sindir Anies: yang Salahkan Sistem, Nyatakan Dirinya Bodoh

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 13:43 WIB

Anies Salahkan e-Budgeting Ahok, Djarot: Yang Bodoh Bukan Sistemnya!

Anies Salahkan e-Budgeting Ahok, Djarot: Yang Bodoh Bukan Sistemnya!

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 13:20 WIB

Ahok Singgung Mark Up dan Maling soal Skandal Lem Aibon Pemprov DKI

Ahok Singgung Mark Up dan Maling soal Skandal Lem Aibon Pemprov DKI

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 12:57 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×