Novel ke Tim Teknis: Kalau Perintah Presiden Tak Dilaksanakan, Siapa Lagi?

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Kamis, 31 Oktober 2019 | 23:06 WIB
Novel ke Tim Teknis: Kalau Perintah Presiden Tak Dilaksanakan, Siapa Lagi?
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan usai diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/6). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Tim Teknis Polri untuk mengusut kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan selama tiga bulan. Terhitung sejak Aguatus 2019, kini kerja tim teknis sudah berakhir pada 31 Oktober 2019.

Hingga saat ini tim teknis masih belum mengungkap siapa dalang dibalik butanya mata kiri Novel karena disiram air keras.

Terkait itu, Novel Baswedan mengatakan sama saja tim teknis Polri tak menghiraukan intruksi Presiden Jokowi. Novel mencatat setidaknya sudah tiga kali presiden memerintahkan institusi Polri untuk menyelesaikan kasus penyiraman air keras ini.

"Saya pikir Polri enggak boleh begitu, harus hiraukan perintah presiden, kalau perintah presiden enggak dilaksanakan, siapa lagi?," kata Novel usai menghadiri diskusi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (31/10/2019).

Novel menyatakan sejak empat bulan pasca-penyerang terhadap dirinya, dia merekomendasikan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang bertanggung jawab langsung kepada presiden.

Tetapi Presiden Jokowi kata Novel, masih mempercayai Polri terkait pengungkapan kasus tersebut.

"Perlu ada apa namanya TGPF saya katakan itu empat bulan setelah kejadian dan kemudian presiden mengatakan bahwa kita percaya kan dulu ke Polri dan Polri untuk segera menyelesaikan," kata Novel.

Meski pelaku beluam berhasil diungkap, Novel mengaku sudah ikhlas dan memaafkan pelaku penyiraman air keras kepada dirinya. Namun, kata Novel, bukan berarti penagakan hukum berhenti begitu saja.

Menurut Novel jika polisi tidak mengungkap kasus ini ke publik sama saja membiarkan pelaku melakukan kejahatan ke orang lain.

baca juga

"Maka saya tidak akan pernah diam akan tetap protes dan konsisten untuk melawan bahwa orang-orang yang berjuang memberantas korupsi itu enggak boleh diserang, enggak boleh diganggu," tutup Novel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Hati-hati saat Mau Revisi UU Ketenagakerjaan

Jokowi: Hati-hati saat Mau Revisi UU Ketenagakerjaan

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 21:34 WIB

Jokowi ke Nadiem: Manfaatkan Teknologi untuk Percepatan Kualitas Pendidikan

Jokowi ke Nadiem: Manfaatkan Teknologi untuk Percepatan Kualitas Pendidikan

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 20:48 WIB

Idham Azis Jadi Kapolri, Novel Baswedan Pesimistis Kasusnya Terungkap

Idham Azis Jadi Kapolri, Novel Baswedan Pesimistis Kasusnya Terungkap

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 20:01 WIB

Ditanya soal Kasus Novel Baswedan, Begini Jawaban Kadiv Humas Polri

Ditanya soal Kasus Novel Baswedan, Begini Jawaban Kadiv Humas Polri

Video | Kamis, 31 Oktober 2019 | 19:43 WIB

Terkini

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Polres Tasikmalaya Dalami Dugaan Korban Penipuan ASN PPPK, Modus Kenalan via Mobile Legends

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB

5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda

5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 19:30 WIB

Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change

Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 19:26 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Operasi SAR Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:22 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Jadi Tersangka, Bahlil Anggap Musibah dan Akui Tak Bisa Kontrol Semua Kader

Fahd A Rafiq Hattrick Jadi Tersangka, Bahlil Anggap Musibah dan Akui Tak Bisa Kontrol Semua Kader

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:20 WIB

bank bjb dan MNC Finance Perkuat Sinergi Bisnis Melalui Kerja Sama Asset Buy

bank bjb dan MNC Finance Perkuat Sinergi Bisnis Melalui Kerja Sama Asset Buy

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 19:18 WIB

Kabupaten-Kota di Riau Diminta Sesuaikan Pembelajaran Imbas Kabut Asap

Kabupaten-Kota di Riau Diminta Sesuaikan Pembelajaran Imbas Kabut Asap

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 19:15 WIB

Geledah Kantor ATR/BPN, KPK Temukan Bukti-bukti dari Ruang Kerja Anak Buah Nusron Wahid

Geledah Kantor ATR/BPN, KPK Temukan Bukti-bukti dari Ruang Kerja Anak Buah Nusron Wahid

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:12 WIB

Ahmad Ali: Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029 Dimulai dari Sulteng

Ahmad Ali: Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029 Dimulai dari Sulteng

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 19:06 WIB

IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi

IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi

Bogor | Kamis, 17 September 2026 | 19:06 WIB

×