Ma'ruf Amin: Sekarang Santri Jadi Wapres, Nanti Santri Harus Jadi Presiden

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 07 November 2019 | 16:54 WIB
Ma'ruf Amin: Sekarang Santri Jadi Wapres, Nanti Santri Harus Jadi Presiden
Wakil Presiden Maruf Amin melakukan silahturahmi bersama para kyai di pesantren Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/11/2019). (Dok. Setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin melakukan silahturahmi bersama para kyai di pesantren Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/11/2019).

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf sempat menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari warga Magelang yang cukup masif di Pilpres 2019 lalu, sehingga mengantarkannya menjadi orang nomor dua di Indonesia.

Di depan sejumlah kyai beserta santri, Ma'ruf yang kala itu mengenakan jas berwarna abu-abu serta sarung bercorak biru tersebut mengungkapkan bahwa warga di Tegal Rejo pada Pemilihan Presiden 2019 cukup menyumbangkan banyak suara untuknya beserta Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Terima kasih kepada seluruh jamaah terutama warga Nahdliyin, khususnya di Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, karena dukungannya itu maka pak Jokowi dan saya terpilih sebagai presiden dan wakil presiden," kata Ma'ruf disambut tepuk tangan yang meriah dari audiens.

Kemudian Ma'ruf menceritakan bahwa dirinya tidak pernah berniat untuk menjadi seorang wakil presiden. Justru yang ada ia malah dipersiapkan untuk menjadi seorang kyai.

Wakil Presiden Maruf Amin melakukan silahturahmi bersama para kyai di pesantren Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/11/2019). (Dok. Setwapres)
Wakil Presiden Maruf Amin melakukan silahturahmi bersama para kyai di pesantren Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (7/11/2019). (Dok. Setwapres)

Akan tetapi takdir pun ditentukan ketika Jokowi mengajaknya untuk menjadi pasangan pada Pilpres 2019.

"Saya anggap ini penghargaan kepada santri, karena itu, atas restu para ulama saya bersedia dengan harapan, kalau sekarang saya santri jadi wakil presiden, nanti ada santri lagi yang jadi presiden RI," ujarnya.

Ma'ruf kemudian menyebut sudah bukan saatnya lagi santri zaman dahulu alias santri zaman old di mana tidak menyentuh dengan berbagai kemajuan. Justru Ma'ruf mengajak kepada para santri mulai melek dengan ilmu lainnya di luar ilmu agama seperti kecanggihan teknologi dan sebagainya sehingga mampu bersaing dengan negara lain.

"Saya yakin kalau dengan persiapan kita bisa tampil di forum-forum kenegaraan, jadi wapres, presiden, kita optimis ke depan santri akan punya peran lebih besar di dalam negara Republik Indonesia," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Maruf: Banyak Orang Menyimpang Ikuti Tafsir Jalan Lain

Wapres Maruf: Banyak Orang Menyimpang Ikuti Tafsir Jalan Lain

News | Kamis, 07 November 2019 | 15:38 WIB

Maruf Amin: Hukum Pesantren dari Fardu Kifayah Bisa Jadi Fardu Ain

Maruf Amin: Hukum Pesantren dari Fardu Kifayah Bisa Jadi Fardu Ain

News | Kamis, 07 November 2019 | 14:51 WIB

Soal Celana Cingkrang, Wapres Ma'ruf: Cara Berpikir yang Harus Dibetulkan

Soal Celana Cingkrang, Wapres Ma'ruf: Cara Berpikir yang Harus Dibetulkan

News | Kamis, 07 November 2019 | 12:28 WIB

Kunjungan Kerja ke Magelang, Ini Kegiatan Wapres Ma'ruf Amin

Kunjungan Kerja ke Magelang, Ini Kegiatan Wapres Ma'ruf Amin

News | Kamis, 07 November 2019 | 08:49 WIB

Terkini

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:50 WIB

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:30 WIB

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:01 WIB

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:43 WIB

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:34 WIB

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:22 WIB