Wapres Ma'ruf Amin: Kearifan Lokal Jadi Unsur Kerukunan Nasional

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 08 November 2019 | 12:24 WIB
Wapres Ma'ruf Amin: Kearifan Lokal Jadi Unsur Kerukunan Nasional
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan bahwa pentingnya masyarakat melakukan penguatan kerukunan nasional. Ada empat bingkai kerukunan yang bisa diperkuat termasuk bingkai kemasyarakatan dengan memanfaatkan kearifan lokal.

Maruf mengatakan bahwa banyak kearifan lokal yang bisa menyelesaikan persoalan konflik apabila tidak bisa ditempuh melalui jalur politis atau yuridis. Ia mencontohkan dengan kearifan lokal yang ada di Kalimantan Tengah yakni Rumah Betang.

Rumah Betang ialah kehidupan budaya tradisional masyarakat Dayak yang menunjukan nalurinya untuk selalu hidup bersama secara damai. Kemudian ada juga kearifan lokal 'bakar batu' di Papua yang menunjukan bagaimana warga satu kampung melakukan tradisi bersyukur, perkawinan adat maupun penobatan kepala suku.

"Ternyata banyak sekali persoalan-persoalan yang muncul sebagai kearifan lokal, local wisdom itu bisa menyelesaikan kerukunan yang tidak bisa dilakukan secara politis, maka itu bingkai sosiologis itu menjadi penting," kata Maruf dalam acara Seminar Sekolah Sespimti Polri di The Tribata, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).

Kemudian adalah pentingnya melakukan penguatan kerukunan nasional. Karena kerukunan nasional merupakan unsur utama terjadinya stabilitas nasional.

Selain itu, ada juga tiga bingkai kerukunan lainnya yang dinyatakan Maruf untuk diperkuat. Bingkai yang pertama ialah bingkai politis di mana ada empat pilar negara yang mesti selalu dipegang teguh.

Kemudian bingkai yuridis ialah bagaimana membuat regulasi-regulasi yang menjaga kerukunan dan mengawal kerukunan nasional.

"Juga penegakan hukumnya, law enforcementnya dilakukan itu artinya bingkai yuridis," ujarnya.

Kemudian bingkai yang terakhir ialah teologi kerukunan. Itu yang harus dibangun agar mengajarkan bukan hanya sekarang hidup berdampingan secara damai.

"Itu mengajarkan kita untuk saling menyayangi, saling mencintai, saling menbantu, saling menolong. Jadi lebih dari sekedar hidup berdampingan secara damai," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Ma'ruf Amin: Virus Diskonten Bisa Ganggu Stabilitas Negara

Wapres Ma'ruf Amin: Virus Diskonten Bisa Ganggu Stabilitas Negara

News | Jum'at, 08 November 2019 | 11:51 WIB

Wapres Maruf: Khilafah Tertolak di Indonesia Karena Sudah NKRI

Wapres Maruf: Khilafah Tertolak di Indonesia Karena Sudah NKRI

News | Jum'at, 08 November 2019 | 10:21 WIB

Wapres Maruf Yakin Ada Penerus Gus Dur dari Kalangan Santri

Wapres Maruf Yakin Ada Penerus Gus Dur dari Kalangan Santri

News | Kamis, 07 November 2019 | 21:08 WIB

Maruf Amin Sebut Radikalisme Harus Dihilangkan Agar Indonesia Maju

Maruf Amin Sebut Radikalisme Harus Dihilangkan Agar Indonesia Maju

News | Kamis, 07 November 2019 | 20:27 WIB

Wapres Ma'ruf Jenguk Waketum MUI di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

Wapres Ma'ruf Jenguk Waketum MUI di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

News | Kamis, 07 November 2019 | 18:39 WIB

Ma'ruf Amin: Sekarang Santri Jadi Wapres, Nanti Santri Harus Jadi Presiden

Ma'ruf Amin: Sekarang Santri Jadi Wapres, Nanti Santri Harus Jadi Presiden

News | Kamis, 07 November 2019 | 16:54 WIB

Wapres Maruf: Banyak Orang Menyimpang Ikuti Tafsir Jalan Lain

Wapres Maruf: Banyak Orang Menyimpang Ikuti Tafsir Jalan Lain

News | Kamis, 07 November 2019 | 15:38 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB