DPW Nasdem Usulkan Surya Paloh Maju Jadi Calon Presiden di Pilpres 2024

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Minggu, 10 November 2019 | 02:05 WIB
DPW Nasdem Usulkan Surya Paloh Maju Jadi Calon Presiden di Pilpres 2024
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh saat pada Pembukaan Kongres II Partai NasDem, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat malam (8/11/2019). (Suara.com / Stephanus Aranditio)

Suara.com - Sebagian kader Nasdem sudah mengusulkan Ketum Surya Paloh menjadi calon presiden di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024. Hal itu diungkap dalam sesi pandangan umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem.

Sekjen DPP Partai NasDem Johnny G. Plate mengatakan hal itu diusulkan oleh tujuh DPW.

"DPW mengusulkan kembali Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai NasDem 2019-2022 dan ada tujuh diantaranya juga mengusulkan (Surya Paloh) sebagai capres di 2024," kata Johnny G Plate di area Kongres Ke-2 Partai NasDem di JI Expo, Jakarta, Sabtu (9/11/2019).

Johnny mengatakan ketujuh DPW yang mengusulkan antara lain NTT, NTB, Jambi, dan Gorontalo.

Dia mengatakan karena agenda pembahasan capres tidak ditetapkan dalam empat rapat pleno maka usulan tersebut hanya ditampung.

Selanjutnya menurut dia, pembicaraan terkait capres 2024 akan berkembang di rapat komisi dan rapat pleno selanjutnya pada Minggu (10/11).

"Namun agenda itu tidak menjadi agenda di empat rapat pleno hari ini maka hanya ditampung dan besok akan dibicarakan kembali," ujarnya.

Johnny mengatakan, para pengusul belum bertanya kepada Surya Paloh apakah bersedia menjadi capres di Pilpres 2024 atau tidak.

Namun menurut dia, mekanisme pencalonan presiden itu ada beberapa modelnya termasuk misalnya salah satunya melalui proses demokratisasi "bottom up".

"Sehingga bisa saja memilih model konvensi yang melibatkan seluruh komponen masyarakat, dunia perguruan tinggi, tokoh tokoh agama, tokoh masyarakat, pegiat sosial lembaga swadaya, rekan-rekan partai politik, organisasi massa untuk berpartisipasi dalam konvensi," katanya.

Konvensi menurut dia, salah satu opsi namun mekanisme akhir dalam rangka pencalonan presiden 2024, partainya menunggu perubahan perkembangan dan dinamisnya politik Indonesia setelah 2019. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasdem Beberkan Kriteria Capres yang Akan Diusung di Pilpres 2024

Nasdem Beberkan Kriteria Capres yang Akan Diusung di Pilpres 2024

News | Sabtu, 09 November 2019 | 16:16 WIB

Surya Paloh Berpelukan dengan Sohibul, Nasdem: Jangan Dicurigai Macam-macam

Surya Paloh Berpelukan dengan Sohibul, Nasdem: Jangan Dicurigai Macam-macam

News | Sabtu, 09 November 2019 | 13:39 WIB

Anies Baswedan Beri Sambutan di Kongres Partai Nasdem

Anies Baswedan Beri Sambutan di Kongres Partai Nasdem

Foto | Sabtu, 09 November 2019 | 11:08 WIB

Kadernya Teriak Oposisi, Paloh: Bodoh Kalau Nasdem Keluar dari Koalisi

Kadernya Teriak Oposisi, Paloh: Bodoh Kalau Nasdem Keluar dari Koalisi

News | Sabtu, 09 November 2019 | 06:02 WIB

Terkini

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:33 WIB

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:27 WIB

Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut

Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:24 WIB

Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri

Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:20 WIB

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:10 WIB

AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu

AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:05 WIB

35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI

35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:59 WIB

Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar

Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:57 WIB

Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo

Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 19:44 WIB