Wibi Andrino Samakan Formula E dengan Pembangunan Monas

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Senin, 11 November 2019 | 22:38 WIB
Wibi Andrino Samakan Formula E dengan Pembangunan Monas
Anggota DPRD DKI Fraksi Nasdem Wibi Andrino. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Ketua fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino menyamakan penyelenggaraan Formula E tahun 2020 dengan pembangunan Monumen Nasional (Monas) di zaman Soekarno.

Hal ini disampaikannya saat hadir dalam acara Q&A episode "Anggota Dewan Media Sosial" yang tayang pada Minggu (10/11/2019) malam di Metro TV.

Awalnya pegiat media sosial Eko Kunthadi yang hadir sebagai panelis di acara tersebut meminta tanggapan Wibi Andrino terkait event Formula E dengan anggaran nyaris Rp 1 triliun.

"Ini kan banyak banget item anggaran kemarin yang beredar di publik, tapi ada satu yang kayaknya sudah menjadi hal yang agak fix, misalnya rencana balapan formula E. Saya pengen minta tanggapan mas Wibi," ucap Eko.

Eko juga berpendapat bahwa anggaran pelaksanaan Formula E sebesar itu bisa dipakai untuk membantu defisit anggaran di kegiatan lainnya.

"Bagaimana ini kan besar banget Rp 1 triliun lho, itu bisa membangun berapa banyak rumah susun itu. Kemarin anggaran sungai itu anggarannya defisit, enggak bisa diteruskan nah ini 1 triliun cuma untuk event beberapa hari," tanya Eko.

Ketua fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino kemudian menjelaskan bahwa anggaran event Formula E 2020 sebesar Rp 1 triliun itu bersumber dari beberapa pihak.

"Itu tidak murni Rp 1 triliun karena ada swasta juga di situ, ada BUMD," kata Wibi.

Politisi yang berusia 33 tahun ini menambahkan, "Tapi mas jangan lupa sejarah ketika Soekarno membangun Monas, gimana kondisi bangsa ini?"

baca juga

Eko pun membalas, "Ya sampai sekarang Monas masih ada".

Wibi kemudian melanjutkan argumennya. Ia setuju bahwa event Formula E itu hanya proyek 'kembang api', tapi Jakarta membutuhkannya.

"Itu proyek satu hari lah, proyek kembang api, meledak indah di atas di bawah mungkin enggak terbakar. Tapi Jakarta ini belum pernah saya lihat satu event yang luar biasa bahkan kita enggak ada Formula 1, kita enggak ada MotoGP," kata Wibi.

"Harus ada satu yang berbeda yang dilakukan, memang harus ada," imbuhnya.

Wibi Andrino, Zita Anjani dan William Aditya Sarana dalam Q&A Metro TV episode "Anggota Dewan Media Sosial" Minggu (10/11/2019). (Screenshot Youtube Q&A METRO TV)
Wibi Andrino, Zita Anjani dan William Aditya Sarana dalam Q&A Metro TV episode "Anggota Dewan Media Sosial" Minggu (10/11/2019). (Screenshot Youtube Q&A METRO TV)

Sementara itu William Aditya Sarana dari anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PSI dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta fraksi PAN Zita Anjani punya pendapat yang berbeda dengan Wibi.

"Kami fraksi PSI tidak setuju dengan Formula E, kenapa alasannya? Karena itu sampai Rp 1 triliun di Komisi C dan kami mengalami defisit anggaran," William mengatakan pendapatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Jurang Generasi di DPRD DKI, Wibi Andrino: Kalau Benar Saya Hajar Terus

Ada Jurang Generasi di DPRD DKI, Wibi Andrino: Kalau Benar Saya Hajar Terus

News | Senin, 11 November 2019 | 14:02 WIB

Anggota DPR Lora Fadil Bongkar Posisi Tidur 3 Istrinya di Satu Ranjang

Anggota DPR Lora Fadil Bongkar Posisi Tidur 3 Istrinya di Satu Ranjang

News | Kamis, 07 November 2019 | 16:02 WIB

Anies-FIA Sepakat Formula E Jadi Senjata Melawan Perubahan Iklim

Anies-FIA Sepakat Formula E Jadi Senjata Melawan Perubahan Iklim

News | Jum'at, 20 September 2019 | 23:32 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×