"Kalau kita lihat itu enggak ada atlet kita lho di sana, 12 negara enggak ada dari Indonesia," imbuh William.
Politis PSI yang berusia 23 tahun ini berharap pelaksanaan Formula E tahun 2020 tidak dijadikan panggung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Zita Anjani memilih berada di tengah-tengah dan berpendapat, "Ada yang setuju, ada yang enggak setuju, menurut aku itu biasa aja. Yang penting kalau saya, yang soroti itu prosesnya harus betul. Sehingga apapun nanti outcome nya harus dirasakan betul oleh warga Jakarta."
Namun menurut pandangan pribadinya, Zita tidak setuju. Anggaran besar di event Formula E lebih baik diberikan untuk guru PAUD.
"Kalau saya pribadi, bukan mewakili siapapun, saya sayang uangnya. Lebih baik untuk guru PAUD, mayoritas pemilih saya guru PAUD, mereka jumlahnya sekitar 150 ribu," kata Zita.