Pelukan Jokowi, Surya Paloh, Sohibul Simbol Pertemuan Kepentingan Elite

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Selasa, 12 November 2019 | 21:18 WIB
Pelukan Jokowi, Surya Paloh, Sohibul Simbol Pertemuan Kepentingan Elite
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro ditemui di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta, Senin (10/4/2017) [suara.com/Umi Hadya Saleh]

Suara.com - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro menilai, kedekatan Partai NasDem dengan Partai Keadilan Sejahtera sebagai bukti partai politik di Indonesia hanya didasari pada kepentingan elite.

Ia mengatakan, pertautan kedua parpol tersebut juga membuktikan kaum elite politik tidak terlalu memikirkan kepentingan rakyat Indonesia.

Siti menilai, kedekatan NasDem dengan PKS yang berbeda jauh secara visi adalah bukti nyata bahwa kepentingan elite untuk mencapai kekuasaan lebih penting ketimbang adu gagasan demi memajukan bangsa dan negara.

“Mereka diketemukan oleh kepentingan, bahwa yang permanen itu kepentingan, bukan bagaimana negara ini ke depan, enggak ada urusan itu. Jadi kepentingan sesaat, koalisi sesaat, berbaik-baik sesaat, semuanya dikelola hanya untuk seumur jagung.Tidak ada kepanjangan dari satu koalisi yang berpikir untuk bagaimana memajukan Indonesia, memajukan daerah, itu tidak ada,” kata Siti saat ditemui di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Siti menambahkan, momen saling rangkul merangkul antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh baik dengan Presiden Joko Widodo maupun dengan Presiden PKS Sohibul Iman bukanlah hal yang penting untuk dikonsumsi publik.

Sebab, kata dia, hal tersebut hanya simbol bertemunya kepentingan elite politik.

“Politikus kita sangat moody, kapan oke, kapan tidak oke, bahkan bisa hitungan jam, dan itu sangat tidak mendidik, karena yang dibuat krusial adalah isu tidak penting seperti pelukan, salaman, tidak mendidik,” tegasnya.

Namun, dia tak mau berspekulasi bahwa pelukan tersebut digiring ke wacana bersatunya NasDem dan PKS menjadi satu koalisi. Sebab kontestasi Pemilu 2024 masih jauh, dinamika politik yang dilakukan masih panjang.

“(Mungkin saja koalisi) lah itu peluk-pelukan, tapi kan pemilu 2024 masih lama, dari bulan April ke November saja sudah begini, apalagi tahun, kita tidak tahu,” kata Siti.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Tak Ingin Kepala Daerah Kembali Dipilih lewat DPRD

Jokowi Tak Ingin Kepala Daerah Kembali Dipilih lewat DPRD

News | Selasa, 12 November 2019 | 19:30 WIB

Jokowi Minta Mendikbud Nadiem Makarim Kawal Implementasi KIP

Jokowi Minta Mendikbud Nadiem Makarim Kawal Implementasi KIP

News | Selasa, 12 November 2019 | 16:02 WIB

Jokowi Minta Kartu Pra Kerja Diimplementasikan Tahun Depan

Jokowi Minta Kartu Pra Kerja Diimplementasikan Tahun Depan

News | Selasa, 12 November 2019 | 15:32 WIB

Jokowi Rangkul Paloh, Sohibul Iman: Saya juga Sempat Cipika Cipiki

Jokowi Rangkul Paloh, Sohibul Iman: Saya juga Sempat Cipika Cipiki

News | Selasa, 12 November 2019 | 12:49 WIB

Jawab Mahfud MD, KPK Minta Dukungan Jokowi Ungkap 2 Kasus Dugaan Korupsi

Jawab Mahfud MD, KPK Minta Dukungan Jokowi Ungkap 2 Kasus Dugaan Korupsi

News | Selasa, 12 November 2019 | 12:38 WIB

Jokowi Ungkap Makna Rangkulan Hangat dengan Paloh dan Sohibul

Jokowi Ungkap Makna Rangkulan Hangat dengan Paloh dan Sohibul

News | Selasa, 12 November 2019 | 11:43 WIB

Terkini

Sempat Menguat, IHSG Langsung Melemah ke Level 5.300

Sempat Menguat, IHSG Langsung Melemah ke Level 5.300

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

×