Pramono Dukung Aturan 'Kiamat' Medsos bagi Anak-anak: Sudah Banyak yang Kecanduan

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Senin, 09 Maret 2026 | 16:52 WIB
Pramono Dukung Aturan 'Kiamat' Medsos bagi Anak-anak: Sudah Banyak yang Kecanduan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat kunjungan kerja di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/2/2026). (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Kementerian Komdigi memberlakukan Permen Nomor 9 Tahun 2026, melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial berisiko tinggi.
  • Implementasi aturan ini dimulai 28 Maret 2026, menargetkan delapan platform besar seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.
  • Tujuan kebijakan ini adalah melindungi anak dari adiksi dan perundungan siber, dengan sanksi menyasar platform yang melanggar.

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi mengetok palu regulasi ketat terkait penggunaan media sosial bagi anak-anak.

Kebijakan anyar ini tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permen Komdigi) Nomor 9 Tahun 2026.

Dalam aturan tersebut, anak di bawah usia 16 tahun kini dilarang keras memiliki akun sendiri pada platform digital yang masuk kategori berisiko tinggi.

Bagi remaja yang berada pada rentang usia 16 hingga 18 tahun, kepemilikan akun masih diperbolehkan namun wajib berada di bawah pengawasan atau perwalian orang tua.

Sementara itu, kebebasan untuk berselancar di jagat maya secara mandiri baru diberikan sepenuhnya setelah seseorang genap berusia 18 tahun ke atas.

Implementasi aturan progresif ini akan mulai digulirkan secara bertahap oleh pemerintah terhitung sejak tanggal 28 Maret 2026 mendatang.

Pada tahap awal, pemerintah mewajibkan para penyelenggara platform untuk menonaktifkan akun-akun yang terdeteksi milik pengguna di bawah usia 16 tahun.

Terdapat delapan platform raksasa yang menjadi sasaran utama kebijakan ini, mulai dari YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, hingga platform permainan Roblox.

Menteri Komdigi, Meutya Hafid, menegaskan bahwa langkah darurat ini diambil untuk memagari anak-anak dari ancaman adiksi hingga perundungan siber yang semakin marak.

baca juga

Pemerintah juga menekankan bahwa sanksi administratif hingga pemblokiran akan menyasar platform yang membandel, bukan ditujukan kepada orang tua maupun sang anak.

Kebijakan ini pun mendapatkan respons positif serta dukungan penuh dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat ditemui di Balai Kota.

"Saya akan memberikan support dukungan sepenuhnya, karena peraturan menteri itu menurut saya baik. Walaupun nanti dalam pelaksanaan di lapangan belum bisa katakan lah 100 persen karena ini kan, bagi sebagian anak, sudah menjadi budaya," ujarnya, Senin (9/3/2026).

Pramono menilai, pembatasan ini adalah langkah nyata untuk memberikan kebaikan dan memutus rantai ketergantungan generasi muda terhadap gawai.

"Dengan pembatasan ini, saya yakin akan memberikan kebaikan terutama bagi anak itu sendiri. Sekarang ini banyak anak-anak yang betul-betul kecanduan gadget," tuturnya.

Ia bahkan sempat mengaitkan fenomena kecanduan gawai ini dengan program mudik yang dicanangkannya di Jakarta.

"Maka kenapa saya juga mencanangkan mudik ke Jakarta. Daripada ketemu keluarganya cuma main gadget, lebih baik video call sama keluarganya, tetapi biaya untuk pulang bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih produktif," pungkas Pramono.

Pramono Anung sendiri sebelumnya sudah menyiapkan rencana penyortiran konten media sosial untuk para pelajar di ibu kota imbas peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PPPA Soal Larangan Anak Punya Medsos: Tanpa Peran Orang Tua, Anak Bisa Cari Jalan Lewat VPN

Menteri PPPA Soal Larangan Anak Punya Medsos: Tanpa Peran Orang Tua, Anak Bisa Cari Jalan Lewat VPN

News | Senin, 09 Maret 2026 | 14:14 WIB

Pramono Sebut Longsor Bantar Gebang Dipicu Curah Hujan Ekstrem

Pramono Sebut Longsor Bantar Gebang Dipicu Curah Hujan Ekstrem

News | Senin, 09 Maret 2026 | 13:14 WIB

Pemprov DKI Jamin Santunan Korban Longsor TPST Bantar Gebang

Pemprov DKI Jamin Santunan Korban Longsor TPST Bantar Gebang

News | Senin, 09 Maret 2026 | 12:24 WIB

TPST Bantargebang Longsor! Pramono Ungkap Pemicu Petaka Sampah Akibat Hujan Ekstrem

TPST Bantargebang Longsor! Pramono Ungkap Pemicu Petaka Sampah Akibat Hujan Ekstrem

News | Senin, 09 Maret 2026 | 11:50 WIB

Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos Mulai 28 Maret 2026, Ini Aturan Lengkap dan Sanksinya

Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos Mulai 28 Maret 2026, Ini Aturan Lengkap dan Sanksinya

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2026 | 13:29 WIB

Hadir di Acara Golkar, Pramono Anung Merasa Di Rumah Sendiri

Hadir di Acara Golkar, Pramono Anung Merasa Di Rumah Sendiri

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 09:02 WIB

Puasa dari Algoritma: Cara Bijak Berkonsumsi Media Sosial di Bulan Ramadan

Puasa dari Algoritma: Cara Bijak Berkonsumsi Media Sosial di Bulan Ramadan

Your Say | Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×