Singgung Polemik Anggaran DKI, Jokowi: Kalau Keliru Segera Diingatkan

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 13 November 2019 | 12:37 WIB
Singgung Polemik Anggaran DKI, Jokowi: Kalau Keliru Segera Diingatkan
Presiden Joko Widodo saat menghadiri Rakornas Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).[ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat penegak hukum untuk mengingatkan para kepala daerah jika ada masalah pada awal pelaksanaan proyek. Jokowi tidak ingin masalah hukum yang sudah diketahui didiamkan dan diusut usai pengerjaan rampung.

Jokowi mengatakan hal itu sudah disampaikan kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Idham Azis, Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin.

"Keliru sejak awal diingatkan dong, gubernur ini keliru benarkan dong, jangan ditunggu keliru baru terus dikerjakan baru setelah rampung ditebas, ndak bisa seperti ini, harus diakhiri seperti ini," ujar Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

Selain itu Jokowi juga tak ingin ada pihak yang mengkriminalisasi kebijakan yang dibuat oleh kepala daerah.

"Selanjutnya mengenai kebijakan, jangan ada yang namanya kebijakan itu dikriminalisasi, dicari-cari. Saya mendengar ini banyak sekali kalau tidak ada mens rea, tidak ada niat jahatnya jangan dicari-cari, yang namanya orang, pekerjaan banyak sekali," ucap Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun mencontohkan mata anggaran di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mencapai 57 ribu.

Jokowi menilai jika dalam penganggaran terjadi kekeliruan penyusunan dalam satu sampai tiga poin segera diingatkan. Jokowi menyebut kepala daerah tidak mungkin memantau seluruh rancangan anggaran.

"Saya berikan contoh di DKI yang namanya mata anggaran itu 57 ribu. Kalau ada yang keliru satu, dua, tiga segera diingatkan. Enggak mungkin kontrol segitu banyak kegiatan," kata dia.

"Gubernur, bupati, walikota diingatkan awal awal sebelum dia bekerja melaksanakan program itu,"Jokowi menambahkan.

Kemudian Jokowi meminta pada seluruh Kepala Daerah untuk membangun komunikasi yang baik dengan para penegak hukum baik di kejaksaan, kepolisian serta hakim di masing-masing wilayah.

"Kalau ada salah satu dari tadi yang saya sebut tidak rukun, satu saja akan menjadi masalah besar dalam setiap menangani problem-problem yang ada di daerah," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polres Solo Jaga Ketat Rumah Jokowi Pasca Bom Bunuh Diri di Polres Medan

Polres Solo Jaga Ketat Rumah Jokowi Pasca Bom Bunuh Diri di Polres Medan

Jawa Tengah | Rabu, 13 November 2019 | 12:13 WIB

Minta Pejabat Kurangi Kunker - Studi Banding, Jokowi: Saya Tahu Ada Apanya

Minta Pejabat Kurangi Kunker - Studi Banding, Jokowi: Saya Tahu Ada Apanya

News | Rabu, 13 November 2019 | 11:32 WIB

Sudah Kebanyakan Aturan, Jokowi: Indonesia Bukan Negara Peraturan

Sudah Kebanyakan Aturan, Jokowi: Indonesia Bukan Negara Peraturan

News | Rabu, 13 November 2019 | 11:12 WIB

Mendagri Tito Kumpulkan Kepala Daerah se-Indonesia Samakan Visi-Misi Jokowi

Mendagri Tito Kumpulkan Kepala Daerah se-Indonesia Samakan Visi-Misi Jokowi

News | Rabu, 13 November 2019 | 10:47 WIB

Terkini

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB