Peserta Tes CPNS Berburu Jimat, Menteri Tjahjo: yang Menolong Diri Sendiri

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh
Peserta Tes CPNS Berburu Jimat, Menteri Tjahjo: yang Menolong Diri Sendiri
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo. (Suara.com/Putu)

Kemenpan-RB resmi membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019 mulai Senin (11/11)

Suara.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo ogah menanggapi lebih jauh terkait banyaknya peserta CPNS yang berburu jimat. Perburuan jimat itu dengan harapan mereka dapat lolos tes CPNS yang diadakan pemerintah.

"Enggak komentar," ujar Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Meski demikian, politikus PDI Perjuangan itu menyebut yang bisa menolong peserta lolos tes CPNS adalah usaha dari diri sendiri dan berdoa.

"Intinya yang bisa menolong dirinya sendiri," kata dia.

Untuk diketahui, Kemenpan-RB resmi membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019, mulai Senin (11/11/2019) malam.

Seiring dengan pembukaan pendaftaran tersebut, pengunjung gerai-gerai azimat di Jakarta juga mengalami kenaikan. Diduga, banyak calon peserta yang mengandalkan azimat demi lulus jadi PNS.

Selasa (12/11/2019), Suara.com mengunjungi Pasar Rawa Bening Jakarta Gems Center, Jatinegara, Jakarta Timur yang menjajakan berbagai batu akik, logam mulia, hingga jimat yang belakangan banyak diburu para peserta CPNS.

Suara.com menyambangi salah satu toko di Jakarta Gems Center milik Awan (33) yang kebetulan menjual beragama jimat mulai dari isim hingga istambul.

Pedagang menunjukkan jimat tes CPNS di Jakarta Gems Center, Jatinegara, Jakarta, Selasa (12/11). [Suara.com/Arya Manggala]
Pedagang menunjukkan jimat tes CPNS di Jakarta Gems Center, Jatinegara, Jakarta, Selasa (12/11). [Suara.com/Arya Manggala]

Awan mengakui telah berjualan jimat sejak tahun 2009. Salah satu jimat yang dijualnya yakni isim dengan kisaran harga mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu.

"Kalau yang panjang ini untuk disimpan pada sabuk, yang kotak biasa disimpan dalam dompet," tuturnya.

Kendati begitu, Awan mengatakan azimat isim yang dijualnya hanyalah medium, yakni belum diisi oleh amalan.

Menurut Awan, amalan tersebut nantinya baru akan diisi oleh orang-orang yang memang memiliki keahlian khusus.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS