Fitur Jumlah Pelamar CPNS 2019 di Portal SSCN Tidak Ada, Ini Kata BKN

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Jum'at, 15 November 2019 | 20:53 WIB
Fitur Jumlah Pelamar CPNS 2019 di Portal SSCN Tidak Ada, Ini Kata BKN
Tampilan Sistem Pencarian Formasi (SPF) di portal SSCN (Screenshot sscndata.bkn.go.id)

Suara.com - Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan penjelasan terkait tidak adanya fitur jumlah pelamar CPNS di portal sscn.bkn.go.id pada tahun 2019 ini. Mereka menemukan indikasi kecurangan jika fitur itu masih dipasang.

Tahun 2018, ada fitur jumlah pelamar CPNS yang terdapat pada menu Sistem Pencarian Formasi (SPF) di portal SSCN. Sehingga pelamar bisa memantau berapa banyak orang yang mendaftar di sebuah formasi secara real time.

Namun tahun ini, BKN memutuskan menghilangkan fitur tersebut karena ditemukannya indikasi tindak kecurangan penyalahgunaan data pelamar.

Berdasarkan siaran pers BKN, Jumat (15/11/2019), bahwa ditemukannya indikasi tindak kecurangan penyalahgunaan data pelamar yang termuat dalam menu SPF yang dilakukan oleh sejumlah oknum dengan cara mendaftarkan sejumlah pelamar fiktif pada formasi tertentu agar terlihat telah banyak pendaftar.

Mereka yang melakukan kecurangan itu berharap mampu mengecoh pelamar lain dengan banyaknya jumlah pelamar di sebuah formasi. Sehingga formasi tersebut tidak lagi menjadi pilihan pada penerimaan CPNS tahun 2018.

Oleh karena itu, fitur tersebut ditiadakan demi menciptakan kompetisi adil tanpa pelamar terpengaruh dengan kuantitas pelamar yang telah melamar pada formasi tertentu (blind competition) pada pelaksanaan seleksi CPNS 2019.

Sebagai solusinya, Biro Humas BKN memberikan update jumlah pelamar, di antaranya memuat informasi pelamar yang sudah membuat akun, sudah mengisi formulir, sudah submit, Top 5 Instansi dan Top 10 Formasi paling banyak dipilih pelamar seleksi CPNS 2019 melalui kanal media sosial resmi BKN yang dapat dipantau setiap hari.

BKN berkeyakinan peniadaan fitur tersebut tidak mengurangi aspek transparansi pada seleksi CPNS 2019. Sebab aspek transparansi tetap terjamin melalui pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang menggunakan komputer.

Laporan BKN menyebutkan, portal pendaftaran seleksi CPNS 2019 telah diakses oleh lebih dari 3 juta pengguna per tanggal 15 November 2019 pukul 10:43 WIB.

baca juga

Sebanyak 2.030.445 telah membuat akun dan 168.331 di antaranya telah submit pendaftaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Jogja Patok Syarat IPK Minimal 3,0 untuk CPNS 2019

Pemkot Jogja Patok Syarat IPK Minimal 3,0 untuk CPNS 2019

Jogja | Jum'at, 15 November 2019 | 12:04 WIB

Tertawakan Orang Berburu Jimat Demi Lulus CPNS, Menag: Tak Percaya Agama

Tertawakan Orang Berburu Jimat Demi Lulus CPNS, Menag: Tak Percaya Agama

News | Kamis, 14 November 2019 | 19:54 WIB

Tak Mau Antre dan Cepat Urus SKCK buat CPNS 2019? Coba Layanan Online Ini

Tak Mau Antre dan Cepat Urus SKCK buat CPNS 2019? Coba Layanan Online Ini

News | Selasa, 12 November 2019 | 17:51 WIB

Terkini

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:15 WIB

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:13 WIB

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

×