Alat Pendeteksi Gempa di Passo Bunyi, BPBD Ambon: Bukan Peringatan Tsunami

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 16 November 2019 | 13:57 WIB
Alat Pendeteksi Gempa di Passo Bunyi, BPBD Ambon: Bukan Peringatan Tsunami
Kondisi rumah Bribka Hamka Suat, anggota Babinkamtibmas Polsek Sirimau, Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, di kawasan Gunung Malintang, Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau, Ambon, roboh akibat empat gempa susulan, Sabtu (16/11/2019). (Antara/Pri).

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kota Ambon menegaskan bunyi alat pendeteksi gempa, Earthquake Warning Alert System (EWAS) bukan merupakan peringatan tsunami karena tanpa gempa dengan kekuatan merusak. Alat tersebut sebelumnya bunyi di Desa Passo, Sabtu (16/11/2019), pukul 06.02 WIT.

"Kan guncangan gempa dengan magnitudo 4,5 terjadi pukul 06.02 WIT berlokasi pada 3,59 Lintang Selatan (LS) dan 128,27 Bujur Timur (BT) BT dan berjarak 15 km timur laut Ambon dirasakan di Ambon pada skala IV MMI sehingga masuk katagori kekuatan merusak," kata Sekretaris BPBD Pemkot Ambon, Eva Tuhumury, saat diberitakan Antara di Ambon.

Peryataan Eva sekaligus untuk menjawab kepanikan masyarakat Desa Passo yang mengira bunyi alarm tersebut tanda peringatan tsunami. Bahkan, ada warga yang berteriak-teriak "tsunami", namun kekinian aparat Desa Passo telah memberikan penjelasan.

Sebenarnya, kata dia, sudah ada sosialisasi sebelum EWAS bantuan Universitas Indonesia (UI) Peduli dipasang di Passo, Kecamatan Baguala sehingga perangkat desa setempat hendaknya intensif menyampaikan fungsi alat tersebut kepada masyarakat.

UI Peduli memberikan bantuan 24 EWAS bagi Pemkot Ambon dan telah dipasang antara lain di balai kota setempat, Desa Galala, Hatiwe Kecil, Passo, Hutumuri, Batumerah, Rumahtiga, dan Latuhalat.

"Alat EWAS dipasang bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar waspada jika mendengar peringatan dini pada saat terjadi gempa bumi," kata Eva.

EWAS memanfaatkan sensor getaran, sirene atau alarm, dan modul komunikasi gelombang radio untuk mendeteksi getaran dalam kawasan yang luas, seperti yang biasa digunakan pada alat komunikasi "handy talky".

"Bantuan dari UI Peduli ini sesuai arahan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy diharapkan akan ditindaklanjuti setiap lurah, kades, dan raja di Ambon untuk memafaatkan alat ini," katanya.

Data BMGK, gempa bumi tektonik yang mengguncang Kota dan Pulau Ambon pada Sabtu pagi dengan kekuatan bervariasi, dirasakan cukup kuat karena berlokasi di darat dengan kedalaman hanya 10 km.

baca juga

Gempa magnitudo 4,5 terjadi pukul 06.02 WIT berlokasi pada 3,59 LS dan 128,27 BT, dan berjarak 15 km timur laut Ambon dan 29 km selatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, serta dirasakan masyarakat di Ambon pada skala IV MMI.

Gempa susulan kedua dengan magnitudo 3,6 terjadi pukul 07.30 WIT dengan episentrum pada 3,56 LS dan 128,28 BT berjarak 19 km timur laut Ambon dan 25 km selatan Kairatu dan dirasakan di Ambon antara II hingga III MMI.

Gempa ketiga magnitudo 3,8 SR terjadi lima menit kemudian atau pukul 07.35 WIT berlokasi di 3,55 LS-128,29 BT berjarak 20 km timur laut Ambon dan 24 km selatan Kairatu dan dirasakan di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, PUlau Ambon dengan skala III MMI

Gempa magnitudo 3,3 terjadi pukul 07.42 WIT berlokasi pada 3,61 LS-128,31 BT berjarak 17 km timur laut Ambon atau 30 km selatan Kairatu dan dirasakan di Ambon dalam skala II-III MMI. Gempa magnitudo 2,9 terjadi pukul 10.57 WIT berlokasi di 3,56 LS dan 128,31 BT.

Untuk diketahui, gempa susulan tersebut mengakibatkan rumah milik Bripka Hamka Suat, anggota Babinkamtibmas Polsek Sirimau, Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease di RT-01/RW-20 kawasan Gunung Malintang, Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau, Ambon, roboh.

Selain itu, dinding penahan tiang besi utama, penyangga atap Gedung Olah Raga (GOR) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon juga dilaporkan ambruk akibat gempa tersebut. GOR tersebut ambruk tetapi tidak menimbulkan korban jiwa, menyusul retak-retak saat gempa magnitudo 6,5 pada 26 September 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa SD Ini Jalanai UTS Beralaskan Tikar di Hutan, Guru: untuk Masa Depan

Siswa SD Ini Jalanai UTS Beralaskan Tikar di Hutan, Guru: untuk Masa Depan

News | Kamis, 17 Oktober 2019 | 12:42 WIB

Gempa Susulan di Ambon Capai 1.316 Kali

Gempa Susulan di Ambon Capai 1.316 Kali

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 21:23 WIB

Kamis Pagi Ambon Kembali Dilanda Gempa, Ini Penjelasan BMKG

Kamis Pagi Ambon Kembali Dilanda Gempa, Ini Penjelasan BMKG

News | Kamis, 10 Oktober 2019 | 07:44 WIB

Diguncang Dua Gempa Beruntun, Warga Ambon Lari Berhamburan

Diguncang Dua Gempa Beruntun, Warga Ambon Lari Berhamburan

News | Rabu, 09 Oktober 2019 | 10:16 WIB

Update Gempa Ambon: 39 Orang Tewas dan 1.578 Warga Luka-luka

Update Gempa Ambon: 39 Orang Tewas dan 1.578 Warga Luka-luka

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 13:49 WIB

Terkini

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

×