Array

Aksi Rombongan Ojol Bawa Jenazah Bayi akan Dipolisikan RSUP M Djamil

Chandra Iswinarno Suara.Com
Rabu, 20 November 2019 | 12:07 WIB
Aksi Rombongan Ojol Bawa Jenazah Bayi akan Dipolisikan RSUP M Djamil
ilustrasi ojol bawa jenazah bayi. [Antara]

Suara.com - Aksi rombongan pengemudi ojek online (ojol) yang nekat membawa lari jenazah bayi dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil di Kota Padang disesalkan pihak rumah sakit.

Bahkan, pihak RSUP M Djamil bakal membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

"(Yang dilakukan ojol) Sudah keterlaluan sekali. Kita akan laporkan ini kepada pihak kepolisian karena yang begini-begini sih negara punya aturan hukum," kata Direktur Utama RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yusuf seperti dilansir Covesia.com-jaringan Suara.com pada Selasa (19/11/2019) sore.

Yusirwan mengemukakan, persoalan tersebut dilaporkan secara tertulis melalui kepolisian pengamanan obyek vital (Pam Obvit) dan Kepolisian Sektor (Polsek) Padang Timur.

"Kita laporkan secara tertulis, kebetulan di sini kan juga ada unsur kepolisian dari Pam Obvit dan secara wilayah Polsek Padang Timur. Ini sudah permasalahan eksternal, sudah soal massa. Jadi kita laporkan kepada aparat kepolisian," tambah dia.

Untuk diketahui, rombongan ojol berbondong-bondong ke rumah sakit karena beredar kabar jenazah sang bayi ditahan pihak rumah sakit, lantaran orang tuanya tak sanggup membayar biaya selama perawatan.

Yusirwan menyebut persoalan yang terjadi merupakan salah pengertian dan pemahaman, sehingga terkesan rumah sakit selalu mengedepankan uang dalam persoalan pasien.

"Kasus tadi saya juga heran. Problemnya tidak seberat yang beredar. Nggak ada istilahnya jenazah tertahan karena tak bayar, apalagi dari keluarga tak mampu," katanya.

Pihak rumah sakit juga berkilah, saat jenazah bayi dibawa, orang tuanya masih berada di bangsal.

Baca Juga: Jenazah Bayi Ditahan karena Utang Rp 24 Juta, Ini Klaim RSUP M Djamil

"Sementara orang tuanya sendiri masih di Bangsal, tapi sudah dibawa (pulang) paksa. Saling salah pengertian, sehingga terkesan rumah sakit mengedepankan uangnya. Kalau tak mampu, pulang sembuh pun, silakan. Cuma tertahan satu atau dua jam untuk urusan administrasi, karena yang kita urus ini badan negara. Ada pemeriksaannya. Kalau administrasinya jelas, tak ada masalah," katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI