Depan Kepala Daerah, Wapres Ma'ruf Tegaskan Masalah Stunting dan Kemiskinan

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 26 November 2019 | 00:50 WIB
Depan Kepala Daerah, Wapres Ma'ruf Tegaskan Masalah Stunting dan Kemiskinan
Musyawarah Nasional APPSI VI tahun 2019 yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin membeberkan masalah stunting di Indonesia yang belum juga terselesaikan. Di depan kepala daerah, Maruf menyebut pemerintah telah menargetkan untuk menurunkan angka stunting hingga 20 persen pada 2024.

Hal itu disampaikan Maruf saat menghadiri acara Musyawarah Nasional APPSI VI tahun 2019 yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019). Ia menerangkan kalau angka stunting memang sempat mengalami penurunan tapi masih terhitung tinggi.

"Angka prevalensi stunting saat ini masih tinggi karena hampir 1 dari 3 balita mengalami stunting," kata Maruf.

Masalah stunting juga seiring berjalan dengan angka kemiskinan di Indonesia yang masih tinggi. Serupa dengan stunting, angka kemiskinan di Indonesia sempat menurun hingga 9,41 persen sejak Maret lalu. Akan tetapi angka kemiskinan masih berada di kisaran 25 juta orang.

Karena itu, penyelesaian kedua masalah tersebut mesti didukung oleh kinerja optimal bukan hanya dari pemerintah pusat tetapi pemerintah daerah. Kata Maruf, mestinya ada koordinasi untuk menggerakan seluruh program dan kegiatan pencegahan stunting hingga ke tingkat desa.

"Padahal tersedia anggaran besar untuk pencegahan stunting yang tersebar melalui APBN, APBD provinsi, APBD Kabupaten/Kota, DAK, maupun dana desa," ujarnya.

Selain itu juga masalah kesehatan masyarakat pun tak terelakan. Ada peningkatan penyakit tidak menular seperti jatung, stroke, gagal ginjal yang mencapai 57 persen. Padahal sebelumnya diperkirakan hanya pada kisaran 37 persen.

Menurutnya transisi epidomologis tersebut perlu ada perhatian besar. Pasalnya, penyakit tidak menular tersebut malah menjadi beban utama pembiayaan kesehatan dalam program JKN yang seharusnya bisa dicegah apabila mengelola hidup sehat.

Lalu, Maruf juga menyinggung soal kesenjangan dalam pendidikan Dalam kategori keluarga miskin, hanya 60 persen lulusan SD sederajat yang bisa meneruskan ke tingkat SMP. Lalu hanya 30 persen lulusan SMP yang bisa meneruskan sekolah ke tingkat SMA sederajat. Angkanya semakin kecil ketika melihat lulusan SMA sederajat lanjut ke perguruan tinggi yakni hanya tiga persen saja.

baca juga

Maruf menerangkan bahwa tingginya angka siswa yang putus sekolah antar jenjang pendidikan itu dikarenakan kurang tersedianya biaya.

"Anak usia sekolah harus kerja cari nafkah, pernikahan dini, dan merasa pendidikan sudah cukup," ucapnya.

Seluruh persoalan tersebut dikatakan Ma'ruf mesti mendapat perhatian serius termasuk oleh Pemerintah Daerah.

"Harus dikerjakan secara sungguh-sungguh dengan mobilisasi sumber daya yang dimiliki. Saya harap para gubernur cari terobosan dan inovasi untuk mengatasi persoalan tersebut di wilayah masing-masing," katanya.

Seusai berpidato, Maruf juga turut meresmikan pembukaan Munas APPSI VI 2019 dengan memukul gong. Dalam acara tersebut juga hadir Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola yang juga menjabat sebagai Ketum APPSI, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Klaim Pengangguran dan Kemiskinan di DKI Jakarta Menurun

BPS Klaim Pengangguran dan Kemiskinan di DKI Jakarta Menurun

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 13:29 WIB

Tantangan Bisnis Produk Kurangi Anemia dan Stunting, Total Hadiah 1,2 M

Tantangan Bisnis Produk Kurangi Anemia dan Stunting, Total Hadiah 1,2 M

Press Release | Senin, 04 November 2019 | 15:45 WIB

Miris, Dua Lansia Buta di Gresik Hidup di Rumah Reyot Tak Layak Huni

Miris, Dua Lansia Buta di Gresik Hidup di Rumah Reyot Tak Layak Huni

Jatim | Minggu, 03 November 2019 | 15:55 WIB

Tanggulangi Stunting, Wapres Ma'ruf Amin Beberkan Langkah Pemerintah

Tanggulangi Stunting, Wapres Ma'ruf Amin Beberkan Langkah Pemerintah

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 21:55 WIB

Terkini

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:07 WIB

×