Sebut Radikalisme Penyakit, Wapres Ma'ruf: Harus Diperangi Bersama

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 27 November 2019 | 16:06 WIB
Sebut Radikalisme Penyakit, Wapres Ma'ruf: Harus Diperangi Bersama
Wakil Presiden Ma'ruf Amin ikut meluncurkan Universitas Islam Malang sebagai Kampus Pelopor Penggerak Anti Radikalisme di UNISMA Malang, Jawa Timur, Rabu (27/11/2019). (Foto dok. Setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemberantasan radikalisme harus dilakukan dari hulu ke hilir. Hal itu disampaikan Ma'ruf ketika ikut meluncurkan Universitas Islam Malang sebagai Kampus Pelopor Penggerak Anti Radikalisme di UNISMA Malang, Jawa Timur, Rabu (27/11/2019).

Ma'ruf mengatakan peluncuran tersebut sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini, di mana masyarakat dapat terancam kehidupannya sebagai negara, sebagai masyarakat, dan sebagai umat beragama karena adanya radikalisme.

Radikalisme kata Ma'ruf, hidup dengan mendompleng banyak unsur dalam kehidupan semisal radikalisme dengan dalih agama, dalih supremasi etnis, radikalisme kelompok tertentu.

"Radikalisme adalah penyakit yang harus kita sama-sama perangi untuk mendorong kehidupan yang lebih baik," kata Maruf saat memberikan kuliah umumnya.

Ma'ruf berpendapat bahwa radikalisme itu merupakan cara berpikir. Cara berpikir itulah yang dimanfaatkan untuk menyebarkan pemikiran tersebut.  Ia menyebut banyak faktor juga yang bisa mendukung transfer cara berpikir radikalisme tersebut.

"Radikalisasi adalah transfer cara berpikir tentang suatu ideologi tertentu dari satu pihak ke pihak lain dengan mentoleransi kekerasan untuk mencapai tujuannya," ujarnya.

Terkait pemberantasan radikalisme, Ma'ruf mengimbau dilakukan dari hulu ke hilir, termasuk pendidikan. Peran lembaga pendidikan kata dia sangat penting dalam meberantas terorisme.

"Gerakan UNISMA Anti Radikalisme yang dicanangkan saat ini tentu akan sangat berperan dalam upaya memerangi radikalisme dengan cara meningkatkan imunitas masyarakat terhadap pengaruh radikalisme," kata Ma'ruf.

Dalam kesempatan lain, Rektor Unisma Maskuri Bakri mengungkapkan bahwa dasar diluncurkannya gerakan pelopor anti radikalisme tersebut ialah karena berkembangnya paham keagamaan di Indonesia yang mencapai 400 aliran.

baca juga

"Tentu dapat menjadi ancaman bagi keutuhan NKRI," ujar Maskuri.

Ia pun sempat mengusulkan kepada Ma'ruf untuk mendirikan Laboratorium Anti Radikalisme Lintas Kementerian dan pihaknya siap menjadi Pusat Laboratorium Anti Radikalisme di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maruf Amin: Dorong Kebencian Bukan Sifat Islam

Maruf Amin: Dorong Kebencian Bukan Sifat Islam

News | Rabu, 27 November 2019 | 14:06 WIB

Wapres Maruf Amin Bicara soal Produk Berlabel Halal Tapi Menipu

Wapres Maruf Amin Bicara soal Produk Berlabel Halal Tapi Menipu

Video | Rabu, 27 November 2019 | 13:38 WIB

Wapres Ma'ruf Ingin Indonesia Jadi Produsen Produk Halal Terbesar

Wapres Ma'ruf Ingin Indonesia Jadi Produsen Produk Halal Terbesar

News | Rabu, 27 November 2019 | 12:15 WIB

Bicara Produk Halal, Wapres Singgung Investasi Berlabel Islam Tapi Menipu

Bicara Produk Halal, Wapres Singgung Investasi Berlabel Islam Tapi Menipu

Bisnis | Rabu, 27 November 2019 | 11:23 WIB

Terkini

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:59 WIB

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB

Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!

Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:48 WIB

Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo

Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:34 WIB