Tertembak di Hong Kong, Jurnalis Indonesia Veby Mega Cerita Traumanya

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Senin, 02 Desember 2019 | 19:11 WIB
Tertembak di Hong Kong, Jurnalis Indonesia Veby Mega Cerita Traumanya
Jurnalis Indonesia Veby Mega Indah (Twitter @ajmm19923493)

Suara.com - Jurnalis Indonesia Veby Mega Indah menceritakan traumanya seusai mata kananya tertembak polisi saat meliput demonstrasi di Hong Kong, Jumat (29/9/2019).

Video pengakuan Veby yang bersumber dari i-cable.com ini tersebar luas di media sosial.

Akun Twitter @ajmm19923493 mengunggah video pengakuan Veby ini pada Rabu (27/11/2019).

Dalam video tersebut, Veby mengaku merasa gelisah saat mengingat peristiwa di bulan September itu.

"Saya merasa gelisah, ini mengingatkan kembali memori saya. Saya hanya melakukan live streaming. Kemudian saya mendengar seorang jurnalis berteriak 'tolong jangan tembak, kami jurnalis'. Dan polisi mulai turun dari jembatan, menembaki kami," ungkap Veby.

Sesaat setelah tertembak, Veby dikerumuni rekan jurnalis lainnya. Mereka memberikan pertolongan. Tapi Veby pada akhirnya tidak bisa berdiri.

"Hal selanjutnya yang saya tahu, saya melihat proyektil mengarah ke mata kanan saya. Setelah itu saya mencoba berdiri tapi tidak bisa," ujar Veby.

Dalam kesempatan lain wawancara, Veby menjelaskan dia hanya melakukan pekerjaannya sebagai jurnalis.

Veby menjelaskan, "Saya hanya melakukan pekerjaan saya sebagai jurnalis. Banyak orang bertanya, mengapa saya tidak meninggalkan Hong Kong. Hong Kong adalah rumah saya. Saya tinggal di sini dan bekerja di sini selama 7 tahun. Saya tidak bisa begitu saja kembali dan pergi".

baca juga
Jurnalis Indonesia Veby Mega Indah yang tertembak di Hong Kong menceritkaan traumanya (twitter @ajmm19923493)
Jurnalis Indonesia Veby Mega Indah yang tertembak di Hong Kong menceritkaan traumanya (twitter @ajmm19923493)

Sementara itu, akun Twitter @ajmm19923493 menulis, "Wartawan perempuan Veby Mega Indah menceritakan trauma yang dia alami karena tertembak oleh polisi Hong Kong, ketika dia meliput aksi protes di Hong Kong pada 29 September. Veby mengatakan dia tidak mengerti mengapa polisi menembak awak media. Namun dia tidak menyesal telah meliput di garis depan".

Sebelumnya diberitakan, Jurnalis perempuan asal Indonesia, Veby Mega Indah tertembak peluru karet saat meliput aksi demonstrasi di Kota I Wan Chai, Hong Kong pada Jumat (29/9/2019). Ia adalah jurnalis yang bekerja di koran berbahasa Indonesia yang terbit di Hong Kong.

Veby terancam mengalami kebutaan permanen pada mata kanannya karena tertembak peluru karet. Ia membantah adanya kabar bahwa penglihatan matanya sudah meningkat.

Mata kanan Veby cedera parah dan harus dijahit, juga ada luka di mata kiri. Veby sempat memperoleh perawatan medis darurat di lokasi kejadian, sebelum kemudian diboyong ke Rumah Sakit Pamela Youde Nethersole di Chai Wan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alibaba Resmi Catatkan Sahamnya di Bursa Hong Kong

Alibaba Resmi Catatkan Sahamnya di Bursa Hong Kong

Bisnis | Selasa, 26 November 2019 | 15:49 WIB

Kelompok Pro-Demokrasi Hong Kong Menang Telak di Pemilihan Lokal

Kelompok Pro-Demokrasi Hong Kong Menang Telak di Pemilihan Lokal

News | Selasa, 26 November 2019 | 07:30 WIB

Ustaz Riza Muhammad Tertahan di Imigrasi Hong Kong

Ustaz Riza Muhammad Tertahan di Imigrasi Hong Kong

News | Sabtu, 23 November 2019 | 15:51 WIB

Terkini

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:58 WIB

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

×