Jakarta Termasuk Kota Tidak Aman di Dunia, PDIP: Anies Kerjanya Tidak Fokus

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 04 Desember 2019 | 11:15 WIB
Jakarta Termasuk Kota Tidak Aman di Dunia, PDIP: Anies Kerjanya Tidak Fokus
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono. (Suara.com/Chyntia Sami B)

Suara.com - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta turut menanggapi masuknya Ibu Kota Indonesia sebagai salah satu kota yang tidak aman di dunia. Bahkan, fraksi tersebut menuding Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dianggap sebagai biang penyebabnya.

Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono menilai Anies selaku pimpinan dari para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov DKI tidak fokus dalam mengerjakan program prioritas. Karena itu, muncul berbagai masalah yang membuat Jakarta jadi dinilai tidak aman.

"Semua itu kan ada komandannya. Komandan SKPD itu gubernur. Skala prioritas yang kita kerjakan belum fokus," ujar Gembong saat dihubungi pada Rabu (4/12/2019).

Ia mencontohkan salah satu program dalam mengurangi kriminalitas adalah dengan membuka lapangan pekerjaan. Namun Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Jakarta disebutnya masih belum bisa sejahtera.

"Bagaimana meningkatkan kualitas perekonomian warga masyarakat, lapangan kerja. Fokus kita terhadap UMKM belum muncul," jelasnya.

Ia menyebut program yang sempat digadang-gadang Anies saat kampanye, Oke Oce tidak bisa menjadi solusi. Karena itu ia meminta Anies segera mencari jalan keluar lain.

"Ternyata Oke Oce tidak menjawab permasalahan itu. Sekarang kan mesti putar haluan agar menciptakan lapangan kerja itu yang notabene itu sumber masalah kriminalitas," tuturnya.

Ia juga meyakini masalah ini merupakan tanggung jawab para pejabat DKI termasuk DPRD. Gembong mengaku juga akan turut andil mendorong kebijakan agar Jakarta menjadi aman.

"Itu PR kita, bagaimana menjadikan polusi udara kita baik, cara menuntaskannya bagaimana menjadikan transportasi massal kita baik, kan gitu. Kriminalitas tinggi, bagaimana kita menciptakan lapangan kerja."

baca juga

Sebelumnya, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta masuk dalam daftar kota paling tidak aman di dunia. Lantaran, Jakarta dinilai masih banyak kriminalitas.

Namun keamanan Jakarta masih lebih baik dibanding Kuala Lumpur, Petaling Jaya dan Johor Bahru. Ketiga kota itu ada di Malaysia. Jakarta lebih aman dari dari sisi tingkat kriminalitas dan perasaan aman warganya.

Indeks yang dikeluarkan oleh Numbeo, sebuah data base yang mendapatkan data dari pengguna langsung membuat peringkat kota-kota di dunia berdasarkan statistik mengenai tingkat kejahatan, layanan kesehatan, polusi biaya hidup, dan indikator sosial lainnya.

Dalam peringkat soal kriminalitas, Jakarta berada di peringkat ke-92 dengan indeks kriminalitas 54.26, sementara kota Indonesia lainnya Bali berada di peringkat 133 dengan indeks kriminalitas 47.66.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telat Serahkan RAPBD, Kemendagri Ultimatum Anies Lewat Surat

Telat Serahkan RAPBD, Kemendagri Ultimatum Anies Lewat Surat

News | Rabu, 04 Desember 2019 | 05:35 WIB

Diserahkan ke DPRD, Pemprov DKI Akhirnya Unggah RAPBD 2020 ke Internet

Diserahkan ke DPRD, Pemprov DKI Akhirnya Unggah RAPBD 2020 ke Internet

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 23:44 WIB

Jokowi Terjebak Macet Setengah Jam di Kuningan, Anies: Itu Growing Pain

Jokowi Terjebak Macet Setengah Jam di Kuningan, Anies: Itu Growing Pain

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 21:47 WIB

Jakarta Masuk Daftar Kota Paling Tidak Aman di Dunia, Banyak Kejahatan

Jakarta Masuk Daftar Kota Paling Tidak Aman di Dunia, Banyak Kejahatan

News | Selasa, 03 Desember 2019 | 14:09 WIB

Terkini

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

×