Pengelola Rusun Klaim Sudah Larang Warga Mendekat di Lokasi Bocah Tewas

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 05 Desember 2019 | 17:31 WIB
Pengelola Rusun Klaim Sudah Larang Warga Mendekat di Lokasi Bocah Tewas
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Pengelola Rumah Susun (Rusun) Penjaringan, Jakarta Utara, Ahmad Hidayat, mengklaim sudah memberikan imbauan pada warga sekitar untuk tidak mendekat ke lokasi bongkaran. Hal itu disampaikan Ahmad setelah ada bocah berinisial R (7) tewas tersetrum.

Ahmad menjelaskan, Rusun saat ini sedang direnovasi. Banyak benda-benda hasil bongkaran yang dinilai bisa membahayakan. Saat ini juga Rusun itu sedang tidak berpenghuni.

"Di rumah susun Penjaringan, tower C ini kan sedang ada bongkaran (revitalisasi) tidak ada penghuni. Sebenarnya kita sudah mengingatkan warga, sesuai prosedur, jangan main di area lapangan bongkaran," ujar Ahmad saat dihubungi, Kamis (5/12/2019).

Namun, nasib buruk disebutnya menimpa GR saat sedang bermain bola di dekat lokasi itu. Bolanya terlempar hingga ke Rusun dan membuat GR harus mengambilnya.

"Nah, anak itu masih bermain di situ, dia mau ambil bola yang terlempar ke sekitar kawasan yg terdapat potongan kabel, lalu dia tersetrum," jelasnya.

Meski demikian, ia mengklaim potongan kabel itu tidak pernah tergenang air. Ahmad menganggap baru kali ini genangan air begitu tinggi hingga mengenai potongan kabel yang masih aktif.

"Di sana ada sisa bekas potongan kabel, sebenarnya sebelumnya kalau hujan, genangan air tidak sampai menjangkau potongan kabel. Baru kali ini genangan merendam kabel itu dan jadi ada arusnya," pungkasnya.

Sebelumnya, nasib nahas menimpa seorang bocah di daerah Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (5/12/2019). Bocah berinisial GR (7) tersebut meninggal dunia setelah tercebur di kubangan air di kawasan bongkaran Rumah Susun Penjaringan, Tanah Pasir, Penjaringan.

Kanit Reskrim Polsek Penjaringan, Kompol Mustakim menyatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, korban tengah bermain di sekitar lokasi kejadian.

baca juga

Namun, bocah tersebut masuk ke dalam kubangan air dan seketika tiba-tiba roboh. Diduga, dalam kubangan tersebut terdapat aliran listrik.

"Awalnya korban sedang bermain di sekitar TKP. Lalu korban masuk ke dalam kubangan air dan di tiba-tiba korban terjatuh ke dalam kubangan yang diduga tersetrum," kata Mustakim saat dikonfirmasi, Kamis (5/13/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah Tewas Kesetrum di Kubangan Air, Polres Jakut Panggil Pengelola Rusun

Bocah Tewas Kesetrum di Kubangan Air, Polres Jakut Panggil Pengelola Rusun

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 17:22 WIB

Bocah Tewas Tersetrum di Rusun Penjaringan, Saksi: Ada Bekas Potongan Kabel

Bocah Tewas Tersetrum di Rusun Penjaringan, Saksi: Ada Bekas Potongan Kabel

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 16:41 WIB

Tewas Mengenaskan, Kepala Bocah Terjepit Rantai Bianglala

Tewas Mengenaskan, Kepala Bocah Terjepit Rantai Bianglala

Jatim | Kamis, 28 November 2019 | 12:12 WIB

Gara-gara Selamatkan Sendal, Romadhona Tewas Tenggelam

Gara-gara Selamatkan Sendal, Romadhona Tewas Tenggelam

News | Senin, 25 November 2019 | 15:38 WIB

Insiden Maut, Dua Bocah Tewas usai Tercebur Panci Air Panas

Insiden Maut, Dua Bocah Tewas usai Tercebur Panci Air Panas

News | Sabtu, 23 November 2019 | 16:48 WIB

Terkini

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×