Pemogokan Umum Rakyat Perancis, Lawan Kebijakan Presiden Macron

Reza Gunadha

Jum'at, 06 Desember 2019 | 14:32 WIB
Pemogokan Umum Rakyat Perancis, Lawan Kebijakan Presiden Macron
Pemogokan umum rakyat Prancis menentang kebijakan reformasi sistem pensiun yang pro-orang kaya Presiden Emmanuel Macron. [AFP]

Suara.com - Jutaan pekerja transportasi, guru dan polisi di Paris, dan kota-kota besar lainnya di Prancis, menggelar pemogokan umum.

Rakyat mogok bekerja untuk menentang reformasi sistem pensiun yang dicanangkan Presiden Emmanuel Macron. Saat mogok berlangsung, Paris dan kota-kota lain lumpuh total.

Pemogokan massal kembali melumpuhkan Prancis hari Kamis (05/12). Serikat pekerja menyerukan aksi mogok menentang kebijakan Presiden Emmanuel Macron yang bermaksud untuk mereformasi sistem pensiun.

Pemerintah Prancis mengantisipasi kemungkinan aksi mogok dimanfaatkan kelompok garis keras untuk memancing kerusuhan dan bentrokan dengan polisi.

Penjagaan keamanan di kota-kota besar ditingkatkan. Di ibukota Paris lebih 5000 aparat keamanan dikerahkan mengantisipasi berbagai kemungkinan.

Sebagian besar transportasi umum dengan bus, kereta api dan penerbangan telah dibatalkan. Sekolah-sekolah ditutup karena kebanyakan tenaga pengajar ikut serta dalam aksi mogok.

Rumah-rumah sakit beroperasi dengan staf terbatas untuk ruang gawat darurat. Tenaga kesehatan dan dokter juga berpartisipasi dalam mogok masal.

Bisa berlangsung beberapa hari

Serikat-serikat  pekerja merencanakan dua aksi pawai besar di Paris, yang kemudian akan bergabung di lapangan Place de la Nation.

baca juga

Kantor-kantor dan biro pariwisata memperingatkan para turis mancanegara  untuk menjauh dari Menara Eiffel.

Media Prancis mengatakan, pemogokan itu bisa berlangsung selama beberapa hari. Aksi mogok massal besar yang pernah digelar tahun 1995 melumpuhkan Prancis selama berminggu-minggu. Pemerintahan saat itu akhirnya membatalkan agenda kebijakan yang menyulut protes.

Presiden Emmanuel Macron berencana mereformasi sistem pensiun karena  terlalu mahal dan dinilainya "tidak adil".

Saat ini memang ada bermacam-macam sistem pensiun di Prancis. Usia masuk pensiun bervariasi dari 55 tahun sampai 62 tahun.

Presiden Macron ingin sistem pensiun yang "universal", yang merupakan salah satu janji utamanya dalam kampanye.

Namun serikat pekerja mengatakan, reformasi yang diusulkan akan memaksa jutaan pekerja di sektor swasta untuk bekerja lebih lama di atas 62 tahun sampai bisa menerima pensiun penuh.

"Semua orang menahan nafas"

"Momen kebenaran bagi Macron," tulis harian Le Monde dalam edisi hari Kamis (5/12). "Hari-hari berikutnya adalah ujian yang menentukan bagi kepala negara."

Emmanuel Macron yang ingin mencalonkan diri lagi sebagai presiden sedang menyiapkan berbagai langkah reformasi.

Reformasi sistem pensiun hanyalah salah satu isu kontroversial di samping berbagai agebnda kebijakan yang lebih sulit  yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan mendatang.

Beberapa bulan lalu, gerakan protes "rompi kuning" yang kadang-kadang berubah menjadi kekerasan sempat menggoyang Prancis selama beberapa minggu dan berkembang menjadi gerakan anti pemerintah. Kebijakan pemerintahan Emmanuel Macron sering dipandang "pro orang kaya".

Portal berita terbesar Prancis Mediapart menulis: "Hari besar pertama mobilisasi menentang reformasi pensiun sangat krusial, bagi pemerintah maupun serikat pekerja. Akankah demonstrasi dan pemogokan cukup kuat untuk meredam lajunya reformasi? Semua orang menahan napas."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Warganet Penasaran, Ada Macaron Rasa Nasi Uduk

Bikin Warganet Penasaran, Ada Macaron Rasa Nasi Uduk

Lifestyle | Rabu, 30 Oktober 2019 | 13:26 WIB

Intip Deretan Makanan Paling Menjijikan di Dunia

Intip Deretan Makanan Paling Menjijikan di Dunia

Foto | Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:31 WIB

Dari Jepang hingga Prancis, Begini Gaya Outfit Liburan Clairine Clay

Dari Jepang hingga Prancis, Begini Gaya Outfit Liburan Clairine Clay

Lifestyle | Kamis, 19 September 2019 | 14:10 WIB

PSG Bantai Real Madrid 3-0 di Parc des Princes

PSG Bantai Real Madrid 3-0 di Parc des Princes

Foto | Kamis, 19 September 2019 | 07:26 WIB

Santap Daging Sapi Beku, Bocah 10 Tahun Lumpuh dan Meninggal

Santap Daging Sapi Beku, Bocah 10 Tahun Lumpuh dan Meninggal

News | Senin, 16 September 2019 | 12:51 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×