Bocah Tewas Tersetrum, Warga Minta Lokasi Proyek Rusun Penjaringan Dipagar

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Jum'at, 06 Desember 2019 | 15:02 WIB
Bocah Tewas Tersetrum, Warga Minta Lokasi Proyek Rusun Penjaringan Dipagar
Garis polisi dipasang di sekitar lokasi tewasnya bocah berusia tujuh tahun yang tewas karena kesetrum di bekas bangunan rusun di Penjaringan Jakarta Utara. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Warga meminta kawasan bongkaran di sekitar Rumah Susun (Rusun) Penjaringan, Jalan Tanjung Wangi, Pluit, Jakarta Utara dipagar agar tidak ada lagi korban tewas seperti bocah beumur 7 tahun berinisial GR. Bocah nahas itu diketahui tersengat listrik pada Kamis (5/12/2019) kemarin.

Salah satu tetangga korban, Yatini (52) berhadap pengurus Rusun Penjaringan segera memasang pagar dan mengawasi proyek tersebut agar tidak jadi lahan bermain anak-anak rusun.

"Ya harusnya ditutup, banyak batu, beling, kemarin malah kesetrum, kalau yang pas bangun blok sini kemarin kan ditutup pakai pagar seng itu, jadinya anak-anak enggak bisa masuk, kalau yang sana enggak ditutup, sudah sebulan lebih kalau enggak salah dirobohin tapi enggak ditutup," kata Yatini kepada Suara.com, Jumat (6/12/2019).

Yatini bersama warga sekitar juga merasa trauma dengan peristiwa nahas yang menimpa GR, kini warga diimbau untuk tidak lagi memasuki area bekas bongkaran rusun.

"Cucu saya ini temannya dia juga (GR) biasa main bareng, seumuran, sekarang anak-anak sini enggak boleh masuk ke sana lagi dah," ucapnya.

Lokasi bocah berinisial GR (7) tewas tersetrum listrik di kawasan bongkaran Rumah Susun (Rusun) Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (5/12/2019) kemarin. (Suara.com/Tyo)
Lokasi bocah berinisial GR (7) tewas tersetrum listrik di kawasan bongkaran Rumah Susun (Rusun) Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (5/12/2019) kemarin. (Suara.com/Tyo)

Diberitakan sebelumnya, GR meninggal dunia di tempat usai tersetrum saat akan mengambil bola yang tercebur ke genangan air dekat gardu PLN pada Kamis sekitar pukul 11.30 WIB.

Pihak PLN dan pengelola rumah susun (Rusun) Penjaringan menyatakan siap bertanggung jawab terkait tewasnya GR.

"PLN siap mempertanggung jawabkan sesuai wewenang yang dimiliki," kata Manajer PLN UP3 Bandengan Matias Haryanto di Rusun Penjaringan Jakarta, dilansir Antara, Jumat (6/12/2019).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tewas Tersetrum di Rusun Penjaringan, Bocah 7 Tahun Dimakamkan di Bogor

Tewas Tersetrum di Rusun Penjaringan, Bocah 7 Tahun Dimakamkan di Bogor

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 13:49 WIB

Setelah Bocah Tewas Kesetrum di Penjaringan, PLN Cek Gardu Listrik di TKP

Setelah Bocah Tewas Kesetrum di Penjaringan, PLN Cek Gardu Listrik di TKP

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 11:31 WIB

Pengelola Rusun Klaim Sudah Larang Warga Mendekat di Lokasi Bocah Tewas

Pengelola Rusun Klaim Sudah Larang Warga Mendekat di Lokasi Bocah Tewas

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 17:31 WIB

Bocah Tewas Kesetrum di Kubangan Air, Polres Jakut Panggil Pengelola Rusun

Bocah Tewas Kesetrum di Kubangan Air, Polres Jakut Panggil Pengelola Rusun

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 17:22 WIB

Terkini

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

×