Sebut Perkosaan Tanpa Kekerasan Harusnya Legal, Sineas Film Dikecam

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Senin, 09 Desember 2019 | 21:22 WIB
Sebut Perkosaan Tanpa Kekerasan Harusnya Legal, Sineas Film Dikecam
Ilustrasi perkosaan. (Shutterstock)

Suara.com - Publik India dibuat murka atas komentar yang dituliskan oleh seorang sineas film bernama Daniel Shravan di media sosial. Pria itu mengatakan tindakan perkosaan tanpa kekerasan layak untuk disahkan.

Mulanya, Shravan menuliskan serangkaian komentar di Facebook terkait penemuan jenazah Dokter Hewan Priyanka Reddy (27), yang ditemukan hangus terbakar setelah diperkosa oleh banyak orang.

Salah satu pernyataan Daniel paling memicu kemarahan kaum wanita yakni kasus perkosaan bukanlah hal serius, hanya pembunuh tidak bisa dimaafkan.

Ia lalu menambahkan, "Pemerintah harus melegalkan perkosaan tanpa kekerasan untuk melindungi kaum wanita".

Pendapat Shravan itu dinilai makin tak masuk akal, lantaran dirinya juga menyebut wanita semestinya membawa kondom untuk bekerja sama dengan pemerkosa.

"Jika para wanita akan diperkosa, serahkan kondom kepada pemerkosa lalu bekerja sama dengannya untuk memenuhi hasrat seksual. Dengan begitu, dia (pemerkosa) tidak akan menyakiti kalian," ucapnya, seperti yang disadur dari laman Dailymail, Senin (9/12/2019).

Menurut Shavran, tindakan perkosaan di negara India sulit untuk dikendalikan meski pemerintah telah menerapkan aturan ketat untuk keselamatan wanita.

"Sebuah bentuk kebodohan ketika pemerintah membunuh Veerappan untuk mengendalikan penyelundupan, membunuh Osama bin Laden untuk mengendalikan terorisme. Dengan cara yang sama, aturan tentang tindak perkosaan tidak bisa mengendalikan perkosaan," imbuhnya.

Maka dari itu, sebaliknya ia menyarankan pemerintah untuk menekan angka kematian, dengan menghindari tindakan pembunuhan akibat perkosaan. Sebab baginya ketika hasrat pria terpenuhi dia tidak akan membunuh wanita.

baca juga

Tak ayal, komentar Shavran memancing amarah warganet. Mereka berbondong-bondong melabeli komentar tersebut sebagai hal yang menjijikkan.

Bahkan tak sedikit dari warganet yang menuduh Shavran sakit mental karena dinilai menyudutkan kaum wanita.

"Sakit mental seperti apa yang dimilikinya? Sungguh menjinjikkan dan mengganggu, saya lelah dengan penindasan kepada wanita," kata seorang warganet.

Seorang warganet pun menaruh benci kepada kepada Shavran dan berjanji tidak akan menonton film buatannya.

"Jika dia pembuat film, saya berjanji tidak akan pernah menonton filmnya. Begitu juga dengan teman dan keluarha saya," timpal warganet lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Pelecehan Seksual Siswi Paling Banyak Dilakukan Guru Olahraga

Pelaku Pelecehan Seksual Siswi Paling Banyak Dilakukan Guru Olahraga

News | Senin, 09 Desember 2019 | 16:22 WIB

Jumlah Anak Korban Kekerasan Seksual di Sekolah Naik di 2019

Jumlah Anak Korban Kekerasan Seksual di Sekolah Naik di 2019

News | Senin, 09 Desember 2019 | 15:12 WIB

Miris, Perempuan Korban Pemerkosaan Tewas Dibakar Saat akan Jalani Sidang

Miris, Perempuan Korban Pemerkosaan Tewas Dibakar Saat akan Jalani Sidang

News | Minggu, 08 Desember 2019 | 07:53 WIB

Polisi Tembak Mati 4 Pemerkosa Dokter Hewan di India

Polisi Tembak Mati 4 Pemerkosa Dokter Hewan di India

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 15:28 WIB

Terkini

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bikin Tabungan Baru Dapat Cashback Langsung dari BRI, Ini Caranya

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 20:14 WIB

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

5 Rekomendasi Night Cream Non-Comedogenic Terbaik, Bebas Jerawat Tanpa Takut Pori Tersumbat!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:09 WIB

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Perbandingan Kompor Induksi vs Kompor Listrik Biasa, Mana yang Paling Sesuai untuk Dapur?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 20:05 WIB

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Dirjen Pajak Akui Minta Perombakan Ratusan Pejabat Era Purbaya Dibatalkan, Klaim Ada Nama 'Ajaib'

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:00 WIB

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

RUU Reforma Agraria jadi Sorotan: Ideal di Atas Kertas, Berat Diterapkan

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:57 WIB

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Cara Memilih Sheet Mask yang Aman dan Efektif untuk Kulit Kombinasi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:56 WIB

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

×